Wawancara Terakhir, Luhut Pandjaitan dan Wartawan Duduk di Lantai

Ester Napitupulu | Kamis, 28 Juli 2016 14:07:21

Luhut Pandjaitan melayani wawancara wartawan sambil lesehan/istimewa
Luhut Pandjaitan melayani wawancara wartawan sambil lesehan/istimewa

Luhut Pandjaitan terkena perombakan (reshuffle) kabinet. Dia tergeser dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan menjadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman.

Dalam wawancara terakhirnya sebagai Menko Polhukam kemarin, Luhut melayani pertanyaan para wartawan sambil duduk di lantai alias lesehan.

Tindakan ini diambil Luhut karena dia lebih dulu melihat sebagian wartawan yang tidak kebagian kursi, menunggu sambil lesehan di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta, Rabu (28/7) malam.

“Kok lesehan?” kata Luhut disambut tawa oleh sebagian wartawan.

(BACA: Menko Maritim Luhut Pandjaitan Otomatis Urus Otorita Danau Toba)

Luhut Pandjaitan/Facebook

Setelah menyapa wartawan, pria kelahiran Silaen, Toba Samosir ini langsung ikut duduk lesehan, diikuti sejumlah pejabat Kemenko Polhukam di kanan-kirinya. 

Dalam wawancara itu, Luhut menjelaskan soal reposisi yang dialaminya karena konstelasi politik. “(Dua menteri) Hanura diganti,” kata Luhut.

Dengan demikian, ganti dua menteri Hanura haruslah satu menteri koordinator. Dan Wiranto-lah yang ditunjuk sebagai Menko Polhukam. 

Kepada Luhut, Presiden Jokowi mengatakan dia lebih cocok mengurus Kementerian Bidang Kemaritiman.

“Karena di sini (Kemenko Polhukam) relatif sudah baik," kata Luhut.

(BACA: Presiden Jokowi Reshuffle Kabinet Kerja, Ini Hasilnya!)

Sementara itu, lewat akun Facebook-nya, Luhut mengucapkan terima kasih kepada semua anggota tim di Kemenko Polhukam yang sudah bekerja dengan luar biasa bersamanya.

"Saya hanyalah bagian kecil dari sistem. Kalau saya bisa mengerjakan banyak hal itu karena kehebatan para staf dan perwira-perwira yang membantu saya selama ini,” ujarnya.

Informasi yang diterima Batakgaul.com, hampir semua anak buah Luhut tidak kuasa menahan haru saat acara perpisahan. Bahkan, beberapa ada yang berurai air mata.