Upacara HUT RI di Siantar, Merah Putih Sempat Tak Bisa Naik

Coky Simanjuntak | Kamis, 18 Agustus 2016 08:08:17

Ilustrasi Merah Putih/blogspot
Ilustrasi Merah Putih/blogspot

Pengibaran bendera Merah Putih memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-71 di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, yang dipusatkan di Lapangan Adam Malik, kemarin, sempat tersendat.

Kendala terjadi saat bendera akan mulai digerek petugas yang diiringi lagu Indonesia Raya, tali pengikat bendera tidak bisa ditarik atau bergerak.

Sementara lagu kebangsaan Indonesia Raya tetap dinyanyikan hingga selesai, setelah itu seorang prajurit Yonif 122/TS dan Purna Paskibra berlari ke arah tiang bendera, membantu ketiga petugas penggerek membereskan pengait dari besi yang rusak.

Tidak lama berselang, bendera sudah bisa digerek dan lagu Indonesia Raya kembali dikumandangkan sampai bendera berada di puncak tiang setinggi 17 meter.

(BACA: Nikah Batak Ini Bikin Haru! Pengantin Wanita Digotong ke Gedung)

Penjabat Wali Kota Pematangsiantar Jumsadi Damanik selaku Inspektur Upacara mengapresiasi langkah petugas Paskibra yang dengan sigap kembali menaikkan bendera.

"Mereka telah berlatih mempersiapkan diri lebih sebulan. Soal ada persoalan kecil yang sempat menjadi kendala, saya kira kita bisa maklumi,” kata Jumsadi seperti dikutip Antara, kemarin.

Ia menegaskan, pemerintah tetap melakukan pantauan saat Paskibra melakukan latihan terakhir Selasa (16/8) sore dan terlihat sempurna.

"Jadi, mari kita ambil hikmahnya, sehingga kedepan bisa semakin baik lagi perayaan seperti ini," katanya usai melepas pawai pelajar dan defile kendaraan hias keliling kota.

(BACA: Inilah Ompung Pantur Silaban, 'Einstein' dari Tano Batak)

Usai melaksanakan tugas, seluruh anggota Paskibra, termasuk para pelatih dan anggota Purna Paskibra tampak menagis haru.

Spontan, ratusan undangan yang berada di tribun utama mau pun masyarakat yang melihat, turut terharu bercampur gembira.

Peringatan HUT Kemerdekaan didahului bunyi sirene selama satu menit dan dirangkai dengan pemberian lencana kesetiaan kepada 74 PNS yang telah mengabdi selama 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun.

Diberikan juga penghargaan kepada tiga kecamatan terbaik, yakni Siantar Sitalasari, Siantar Marihat, dan Siantar Utara.

Perayaan dimeriahkan dengan penampilan drum band dari berbagai sekolah dan instansi, penampilan ragam etnis melalui defile kendaraan, dan lomba panjat pinang, dan panggung hiburan rakyat.