Upacara Adat ‘Pupur Sage’ Damaikan Warga dan Polisi di Tanah Karo

Coky Simanjuntak | Minggu, 09 Oktober 2016 07:10:47

Ilustrasi adat Karo/batakgaul
Ilustrasi adat Karo/batakgaul

Kepolisian Daerah Sumatera Utara memfasilitasi upacara 'purpur sage' atau perdamaian antara masyarakat Desa Lingga dengan Polres Karo yang terlibat kesalahpahaman belum lama ini.

Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan di Medan, Jumat, mengatakan, upacara itu dilaksanakan di Losd Desa Lingga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo.

Upacara perdamaian secara adat tersebut dilaksanakan karena terjadinya kerusuhan di Desa Lingga yang berlanjut dengan penyerangan Mapolres Karo.

Kerusuhan yang terjadi pada 29 Juli 2016 tersebut menyebabkan adanya seorang warga meninggal dunia dan sejumlah warga Desa Lingga mengalami luka-luka.

Upacara adat itu diawali dengan doa bersama oleh pemuka agama Pendeta Sudarto Purba yang dilanjutkan dengan "uis gara" atau kain adat etnis Karo sebagai simbol persaudaraan kepada sejumlah pemangku kepentingan oleh tokoh masyarakat Desa Lingga.

Setelah itu, sejumlah pemangku kepentingan dan perwakilan masyarakat duduk bersama di sebuah tempat yang telah ditentukan.

Di tempat tersebut, sejumlah pemangku kepentingan dan perwakilan masyarakat melakukan "purpur sage" atau rapat perdamaian untuk menyelesaikan kesalahpahaman yang terjadi.

Setelah didapatkan kesepakatan dan saling memaafkan, disediakan air putih yang disuguhkan untuk diminum perwakilan Polres Karo dan masyarakat Desa Lingga.

Setelah meminum air putih tersebut, seluruh pihak yang mengikuti upacara adat itu saling berpelukan untuk menunjukkan pertanda bahwa permasalahan telah selesai dan tidak ada dendam lagi.

Usai upacara adat, masing-masing pihak memberikan sambutan yang berisi petuah dan nasihat agar peristiwa serupa tidak terulang lagi di kemudian.

Dalam penutup upacara adat tersebut, seluruh pihak yang hadir mengikuti kegiatan makan bersama untuk membuktikan rasa persaudaraan yang telah terjalin kembali.

Upacara adat itu dihadiri Wakapolda Sumut Brigjen Pol Adhi Prawoto, perwakilan Kodam I Bukit Barisan, perwakilan Pemprov Sumut, Direktur Binmas Kombes Pol Seno, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting, Direktur Reskrim Umum Kombes Pol Nurfalah, Kasat Brimob Kombes Pol Zulfikar, dan Kabid Propam Kombes Pol Syamsuddin Lubis.

Dari unsur forum komunikasi pimpinan daerah, upacara purpur sage tersebut dihadiri Bupati Karo Terkelin Brahmana dan wakilnya Cory Sebayang, Kapolres Karo AKBP Rio Nababan, Dandim 0205/Kari Letkol Agustatius Sitepu, Wakil Ketua DPRD Karo Efendi Sinukaban, serta tokoh masyarakat dan dan tokoh agama.

"Sedangkan dari warga Desa Lingga hadir sekitar 2.000 orang," katanya.