Universitas Petra Buat Pohon Natal Bertema Batak dari Ban Bekas

Coky Simanjuntak | Jumat, 16 Desember 2016 16:12:48

Pohon Natal UK Petra terbuat dari 157 ban bekas/FB
Pohon Natal UK Petra terbuat dari 157 ban bekas/FB

Nuansa Batak mewarnai perayaan Natal Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya. Tak terkecuali dengan pohon natal yang mereka buat.

Berbahan dasar 157 ban bekas, pohon natal tersebut diberi warna utama Batak, yakni merah, putih dan hitam. Sementara hiasan berwarna emas melingkupi pohon berdiameter 2,5 meter dengan tinggi 5,5 meter tersebut.

Inisiator dan pembuat pohon tersebut merupakan dosen UK Petra, Titien Wahono. Pohon Natal yang berdiri di perpustakaan kampus tersebut disusun mulai dari ukuran paling besar mengerucut ke atas dengan ban ukuran paling kecil. 

"Karena di ruang publik, dan butuh pengeboran setiap ban dengan rangkanya. Proses pembuatan dilakukan malam hari saat jam layanan perpustakaan selesai," ungkap Titien, belum lama ini.

Selain untuk merayakan Natal, pembuatan pohon Natal dari ban bekas ini untuk menarik pengunjung perpustakaan di kampus tersebut.

(BACA: Nuansa Batak Warnai Perayaan Natal Universitas di Surabaya)

Pengunjung berfoto ria di pohon natal ban bekas/ant

Kepala Perpustakaan UK Petra, Dian Wulandari, menjelaskan ada makna filosofis dari pohon Natal berbahan ban bekas tersebut.

“Jika dicermati, tampak terlihat dengan jelas badan ban dalam pohon natal tersebut sengaja dibuat berukit-ukir agar mempunyai daya cengkeram yang kuat sehingga tidak mudah tergelincir seperti halnya iman,” kata Dian, belum lama ini.

(BACA: Kota Siborongborong akan 'Padam' 15 Menit pada Malam Natal)

Selain itu, lanjutnya, pohon ban ini juga sebagai bentuk pengharapan manusia akan keselamatan yang digambarkan dari sifat ban, yakni bila makin lama dipakai makin menipis maka perlu diperbarui.

Pengharapan manusia menurutnya sering kali menipis akibat kejenuhan sehingga memerlukan pembaharuan dengan refleksi serta introspeksi diri, salah satunya melalui peringatan kelahiran Yesus Kristus sang Juru Selamat.

"Sifat dari kasih Kristiani yang tak memegahkan diri dan rela berkorban juga tergambar dari keberadaan ban, selalu di bagian paling bawah dari kendaraan yang membuat badannya akan habis tergerus demi tugas memikul seluruh penumpang agar sampai ke tujuan dengan selamat," paparnya.

Dian menjelaskan, ide membuat pohon natal unik di UK Petra telah berlangaung beberapa tahun. Sebelumnya bahkan pohon Natal sempat dibuat dari kursi.