Trio Hakim Batak di Simalungun Hukum Seumur Hidup Pemilik Sabu

Jordan Silaban | Sabtu, 22 Oktober 2016 11:10:22

Ilustrasi hakim/antara
Ilustrasi hakim/antara

Pengadilan Negeri Simalungun, Sumatera Utara, menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap terdakwa Muhammad Khanafi (27), warga Kabupaten Aceh Barat Daya terkait kepemilikan sabu satu kilogram, Rabu.

Hukuman yang dijatuhkan Majelis Hakim Julius Panjaitan SH MH, Melinda Aritonang SH, dan Renni Petua Ambarita SH MH itu lebih berat dari tuntutan JPU Kejaksaan Negeri Siantar Augus Vernando Sinaga SH yakni 18 tahun penjara.

JPU masih mempertimbangkan untuk banding atas putusan yang mengejutkan itu, sedangkan penasehat hukum terdakwa Besar Banjarnahor SH belum bersikap.

Pengadilan juga menyatakan barang bukti berupa 990 gram narkotika jenis sabu-sabu itu dirampas untuk dimusnahkan, sedangkan mobil berwarna merah dengan nomor polisi BK 645 JN karena mempunyai nilai ekonomis dirampas untuk negara.

Terdakwa tertangkap personel Polsek Tanah Jawa, Polres Simalungun saat membawa barang bukti narkotika kelas satu itu dengan satu unit mobil pada 12 Maret 2016.

Dia mengakui narkotika yang berasal dari Malaysia tersebut diperolehnya dari Ujang (DPO) warga kabupaten yang sama untuk dibawa ke daerahnya dengan imbalan Rp 2 juta.