Tokoh Mandailing Lafran Pane Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Coky Simanjuntak | Jumat, 10 November 2017 16:11:19

Lafran Pane/detikcom
Lafran Pane/detikcom

Satu lagi tokoh dari Bangso Batak menjadi Pahlawan Nasional. Dia adalah Lafran Pane, aktivis kawakan pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang berasal dari Mandailing.

Lafran dianugerahi gelar Pahlawan Nasional bersama yakni TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid (NTB), Laksamana Malahayati (Aceh) dan Sultan Mahmud Riayat Syah (Riau).

Penganugerahan ini dilakukan langsung oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (9/11) melalui Keputusan Presiden RI Nomor 115/TK/TAHUN 2017 tanggal 6 November 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.
    
Lafran kecil lahir pada 5 Februari 1992 di Kampung Pangurabaan, Kecamatan Sipirok, yang terletak di kaki Gunung Sibualbuali, 38 km ke arah utara dari 'kota salak' Padang Sidempuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Sumber: indonesiadailynews.com

Lafran adalah anak keenam keluarga Sutan Pangurabaan Pane, guru dan seniman Batak Mandailing di Muara Sipongi.  Lafran adalah bungsu dari enam bersaudara yang lahir dari istri pertama bapaknya.

Saudara kandung Lafran yakni Nyonya Tarib, Sanusi Pane, Armijn Pane, Nyoya Bahari Siregar dan Nyonya Hanifiah. Sanusi dan Armijn sudah dikenal luas sebagai sastrawan dan seniman kenamaan.

Hidup Lafran lebih banyak dihabiskan di luar kampung halamannya, yakni Yogyakarta. Apa saja kiprah Lafran di Yogya?