Toba Samosir Jadi Andalan Presiden Jokowi untuk Swasembada Pangan

Jordan Silaban | Senin, 25 Juli 2016 06:07:23

Presiden Jokowi/Facebook
Presiden Jokowi/Facebook

Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus berupaya memenuhi janji swasembada pangan di negeri ini. 

Nah, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara, yang mejadi kampung halak hita, menjadi salah satu daerah yang diharapkan memberi kontribusi pencapaian target tersebut.

"Tobasa (Toba Samosir) dijadikan andalan karena potensi hasil panen yang besar di daerah itu," ujar Kepala Sub Bagian Program Dinas Pertanian Sumut, Marino di Medan, seperti dikutip Antara, Minggu (24/7).

Potensi besar Tobasa antara lain terlihat dari adanya lahan sawah irigasi seluas 18.170 hektare dan tadah hujan 1.563 hektare.

"Oleh karena jadi andalan atau harapan, di Toba Samosir dilakukan upsus (upaya khusus) oleh pemerintah," katanya.

(BACA JUGA: Jokowi akan Kirim Feri Besar dan Bangun Dermaga Baru di Samosir)

Presiden Jokowi berbicara dengan petani/facebook

Upsus bukan hanya dilakukan dengan pemberian benih berkualitas, tetapi juga pendampingan dan alat mesin pertanian.

Dia menjelaskan, upsus bukan hanya untuk tanaman padi, tetapi juga jagung dan kedelai yang juga bahan pangan.

Tahun ini, produksi padi Tobasa diharapkan mencapai 158.831 ton gabah kering giling (GKG) dari luas panen sebanyak 24.541 hektare. Produktivitas padi di Tobasa mencapai 6, 5 ton per hektare.

(BACA JUGA: Kain-kain Batak yang Pernah Dipakai Jokowi)

Dia mengakui, realisasi luas tanam di Tobasa pada April hingga September 2016 masih sedikit, yakni 11,88 persen atau 699 hektare dari 5.883 hektare yang ditargetkan.

"Upsus untuk pencapaian target panen di Tobasa terus dilakukan Pemprov Sumut yang ditugasi sebagai daerah yang berkontribusi besar pada pencapaian target swasembada pangan bahan pangan khususnya padi," ujar Marino.

Tahun ini, secara keseluruhan Pemprov Sumut diharapkan bisa memberikan kontribusi produksi padi sebanyak 4, 6 juta ton.