Timses Calon Ephorus HKBP Sampai Jemput Peserta Sinode di Bandara

Laurencius Simanjuntak | Rabu, 14 September 2016 10:09:12

Bandara Silangit, Siborong-borong, Tapanuli Utara/batakgaul
Bandara Silangit, Siborong-borong, Tapanuli Utara/batakgaul

Proses pemilihan Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) masih akan berlangsung Kamis (15/9) besok. Namun, sejumlah tim sukses calon HKBP-1 sudah mulai bergerak sejak Senin (12/9) malam.

Timses ini bahkan rela mejemput para peserta Sinode Godang (SG) HKBP ke-63 di Bandara Silangit, Siborong-borong, Tapanuli Utara, dan mempersiapkan hotel untuk mereka. 

Hal ini diketahui dari pertanyaan para peserta SG ke panitia, karena para penjemput itu mengatasnamakan panitia.

Menanggapi pertanyaan itu, Ketua Umum Panitia SG HKBP ke-63, Pdt Mori AP Sihombing menegaskan, panitia sama sekali tidak memfasilitasi penjemputan peserta dari bandara. 

“Itu bukan panitia dari kantor pusat. Pemondokan peserta dibagi dalam pemondokan milik HKBP. Itu di luar pengetahuan panitia,” tegas Pdt Mori AP Sihombing seperti dikutip dari situs resmi HKBP.

(BACA: Ini Para Bakal Calon Ephorus HKBP yang Baru)

Dalam panduan Sinode Godang HKBP, panitia sudah membuat daftar peserta berikut tempat mereka menginap di pemondokan milik HKBP. Namun, sejumlah peserta memilih menginap di hotel atas ajakan tim sukses.

“Memang ajakan itu ada, tapi saya tidak mau. Saya pilih tinggal di rumah saudara saya, ingin menyepi saja. Mungkin kamar (hotel) untuk saya sudah digantikan oleh orang lain,” kata seorang peserta dari Distrik Bekasi tertawa.

Empat calon ephorus HKBP di barisan depan/hkbp.or.id

Tidak hanya soal penginapan, para peserta ternyata terus berkonsolidasi tiap malam untuk mendukung calon ephorus tertentu. Tempatnya pun bervariasi. Ada di sekolah tinggi, ada pula di sebuah gereja. Namun, yang jelas masih wilayah Tarutung.

“Saya tiap malam pulang jam 2 terus. Tiap hari dukungan terhadap calon kita terus bertambah,” klaim seorang pendeta ressort di Distrik Humbang Habinsaran.

(BACA: Effendi Simbolon: Au Politisi, Satonga Jolma, Satonga Begu)

Dalam pembukaan SG kemarin, Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan, mengaku juga sudah mendengar adanya timses untuk para calon ephorus. 

“Jangan karena beda pilihan, satu pesawat tidak saling menyapa,” ujar Nikson dalam pidatonya di hadapan 1.500-an sinodestan.

Ke depan, kata Nikson, perlu dipikirkan mekanisme baru pemilihan calon ephorus HKBP.

“Sehingga tidak perlu ada tim sukses dan togu-togu ro,” kata Nikson tentang 'uang penuntun’ untuk memilih calon tertentu itu.