Tewas di Humbang, Aldi Sibarani Ternyata Dianiaya Ayah Sendiri

Alex Siagian | Rabu, 22 Februari 2017 12:02:50

Mangasa Sibarani (berbaju tahanan)/batakgaul
Mangasa Sibarani (berbaju tahanan)/batakgaul

Misteri kematian Aldi Sibarani (10), yang jasadnya ditemukan di Desa Aeklung, Kec Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan (Humbahas) Jumat (17/2) lalu terungkap sudah. Aldi ternyata tewas setelah dianiaya ayahnya sendiri, Mangasa Sibarani.

Mangasa sudah diamankan sejak Senin (20/2) dan ditetapkan sebagai tersangka esok harinya. Sementara, Aldi diyakini sudah meregang nyawa sejak Minggu (12/2) atau lima hari sebelum mayatnya ditemukan.

Kapolres Humbahas AKBP Nicholas Lilipaly menjelaskan, pelaku yang merupakan sopir angkot kesal dengan anaknya yang disuruh membeli rokok ke warung, namun tak kunjung pulang.

“Saat itu korban diyakini pelaku sempat bermain-main dengan temannya hingga tak kunjung pulang,” kata Nicholas dalam siaran persnya di Mako Polres Humbang, Rabu (22/2) pagi.

Penemuan jasad Aldi Sibarani, Jumat (17/2)/Polres Humbahas

Kemudian, kata Nicholas, pelaku bersama anak bungsunya menyusul ke warung tempat korban membeli rokok dengan mengendarai sepeda motor yang dipinjam dari tetangga.

“Saat itu pelaku tidak menemukan anaknya, sementara pemilik warung mengaku jika korban telah pulang dan membawa rokok yang dibeli,” ujar Nicholas. 

Setelah pelaku pulang dan mengembalikan sepeda motor tetangganya, pelaku bersama anak bungsunya mencari Aldi dengan menggunakan angkotnya.

Saat di tengah jalan sekira 500 meter dari rumahnya, pelaku menyakini Aldi bersembunyi di semak pinggir jalan. Namun saat angkot pelaku melintas, tiba-tiba Aldi keluar dari semak-semak dan sempat terserempet angkot bapaknya.

Lokasi itu sepi dari pemukiman warga. Pelaku kemudian memarkirkan angkotnya dan pergi ke belakang angkot dan mendapati jika ternyata itu adalah anaknya. 

"Pelaku lalu bertanya kenapa korban tak kunjung pulang, saat itu pelaku sudah emosi ditambah beban pikiran kecemburuan terhadap istrinya,” ujarnya. 

Pelaku lalu meninju kepala dan mencekik leher korban hingga beberapa kali dan korban akhirnya tersungkur dan duduk tersandar ke bagian belakang angkot.

Lalu apa yang terjadi?