Ternyata! Ompung Satu Ini yang Bujuk Megawati Terjun ke Politik

Laurencius Simanjuntak | Minggu, 16 Oktober 2016 09:10:20

Sabam Sirait (tengah) didampingi cucunya, Amaris (kiri)/batakgaul
Sabam Sirait (tengah) didampingi cucunya, Amaris (kiri)/batakgaul

Putri sulung Bung Karno, Megawati Soekarnoputri, awalnya tidak tertarik terjun ke politik karena himpitan Orde Baru kala itu begitu kuat. Namun, akhirnya Megawati terjun juga berkat bujukan Sabam Sirait.

Hal ini terungkap dalam perayaan HUT ke-80 Sabam Sirait di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (15/10). Seribuan orang hadir dalam acara tersebut.

Megawati tidak bisa hadir dalam acara itu, namun dia menyampaikan ucapan selamat dan pesan lewat Sekjen Hasto Kristiyanto.

“Salam dari Ibu Megawati yang sedang dalam perjalan ke Aljazair. Beliau mengucapkan selamat ulang tahun ke-80 untuk Pak Sabam,” kata Hasto saat menghadiri 

(BACA: HUT ke-80 Ompung Sabam Sirait Dirayakan dengan Adat Batak)

Lewat Hasto, Megawati mengakui upaya Sabam membujuknya untuk terjun ke dunia politik tidak pernah lelah.

“Pak Sabam yang membujuk terus,” kata Hasto menirukan Megawati.

Keluarga Besar Sabam Sirait/batakgaul

Megawati, kata Hasto, masih mengingat bagaimana akhirnya dia berhasil dibujuk oleh Sabam. 

“Setelah beberapa kali dibujuk, bujukan terakhir di salah satu airport di Jakarta dan akhirnya mau. Di situ ada Pak Taufiq Kiemas juga,” kata Hasto.

Hasto mengatakan, Sabam Sirait akan selalu tercatat dalam sejarah PDI Perjuangan. 

“Bukan hanya sebagai sekjen terlama, tapi meyakinkan kami di tengah arus pragmatisme politik sekarang, bahwa politik itu suci,” kata Hasto.

(BACA: Bela Ahok, Megawati Sebut Orang Batak Juga Bersuara Keras)

Mantan Ketua DPR, Akbar Tandjung, mengatakan terpilihnya Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden ke-5 juga tak lepas dari peran Sabam.

“Saat itu Ibu Megawati menjadi presiden tidak lepas dari kiprah Bang Sabam Sirait,” kata Akbar 

Bagi Akbar, Sabam yang sama-sama berasal dari Sumut ini adalah tokoh penting dalam fusi sejumlah partai nasionalis menjadi PDI pada 1973. 

"Saya akan belajar dari pengalaman yang Bang Sabam lakukan,” kata politikus senior Partai Golkar ini.

(BACA: Ahok Sudah Diulosi oleh Dua Keluarga Batak Ini)

 Sejumlah tokoh nasional hadir dalam acara ini, antara lain Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Mendag Enggartiasto Lukita, Menkum HAM Yasonna Laoly, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi, Wakapolri Komjen Syafruddin, manta Ketua DPR Akbar Tandjung, Bos Lippo Group James Riady dan Bos CT Corp, Chairul Tandjung.

Sementara tokoh dan artis Batak yang hadir antara lain Lea dan Sophie Simanjuntak, Nico Siahaan, Ruhut Sitompul, Togar Sianipar, Otto Hasibuan dan Juniver Girsang.

SPONSORED
loading...