Tarik Wisatawan, Gubernur Ingin Sumut Punya Kalender Wisata

Jordan Silaban | Senin, 18 Juli 2016 05:07:43

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi berjoget bersama warga Karo/tengkuerrynuradi.com
Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi berjoget bersama warga Karo/tengkuerrynuradi.com

Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi meminta pemerintah 33 kabupaten/kota di provinsi itu memiliki kalender yang memuat event-event wisata budaya (calender of event). Harapannya kalender itu bisa menarik kunjungan wisatawan.

"Kegiatan Merdang Merdem atau Kerja Tahunan Suku Karo misalnya, sangat bagus untuk dilakukan rutin dan terjadwal dan dijadikan kalender pariwisata,” kata Erry.

Hal itu disampaikan Erry dalam acara mengenang Pendiri Kota Medan, Guru Pattimpus Sembiring Pelawi di Tugu Guru Pattimpus, Jl Guru Pattimpus Medan, Jumat (15/7) malam.

Menurut dia, banyaknya suku di Sumut harusnya bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan karena banyak atraksi kebudayaan yang bisa dijual.

"Masih sedikitnya kegiatan kebudayaan yang bisa dijual di Sumut karena tidak terjadwal atau masuk dalam kalender pariwisata harus menjadi perhatian pemkab/pemkot," katanya.

(BACA JUGA: Danau Toba Jadi Pusat Perayaan HUT RI ke-71, Jokowi Hadir!)

Menurut dia, Sumut dewasa ini sedang berupaya keras meningkatkan jumlah wisatawan .

Semangat Sumut untuk menarik wisatawan itu semakin tinggi karena pemerintah pusat memberi dukungan muat dengan menjadikan Danau Toba sebagai salah satu tujuan wisata atau destinasi utama di Indonesia bersama sejumlah kawasan wisata lainnya.

"Jadi selain kawasan Toba, kabupaten/ kota lainnya juga harus memanfaatkan momentum itu, katanya.

Erry menegaskan, kebudayaan salah satu menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjungi suatu daerah.

"Jadi saya berharap Kerja Tahunan suku Karo dan juga kebudayaan daerah lainnya bisa masuk dalam kalender pariwisata Sumut," katanya.

(BACA JUGA: Menteri Rizal Ramli Siap Bunuh Diri Kalau Wisata Danau Toba Gagal)

Tokoh masyarakat Karo, Effendy Barus, mengatakan kegiatan Merdang Merdem sebagai ucapan syukur kepada Tuhan.

Selain itu Kerja Tahunan merupakan kegiatan untuk mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat Karo dan turut serta membangun kebanggaan dan cinta tanah air.