Tangis Momo Geisha Sinaga Ditinggal Among untuk Selamanya

Coky Simanjuntak | Rabu, 20 September 2017 18:09:09

Momo Geisha Sinaga di depan jasad bapaknya, Jabonar Sinaga/tribunnews
Momo Geisha Sinaga di depan jasad bapaknya, Jabonar Sinaga/tribunnews

Tangis Narova Morina Sinaga atau dikenal Momo Geisha langsung pecah saat datang untuk melihat jasad ayahnya Jabonar Sinaga (69).

Vokalis band Geisha yang sedang di Jepang ini langsung pulang ke Pekanbaru begitu tahu among-nya sudah tiada akibat serangan jantung Selasa (19/9).

"Sakit apa Pak? Pas tahun lalu datang ke sini bikin tenda untuk bapak," ujarnya sambil terus terisak tangis di hadapan jasad ayahnya di Rumah Duka Jalan Kurnia Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, seperti dikutip Antara, Rabu (19/9).

Salah seorang kakak Momo, Fopin Sinaga, mengatakan maksud tenda yang dikatakan Momo adalah dulu ada tenda pernikahannya, sedangkan sekarang adalah tenda kematian ayahnya.

Momo datang memgenakan gaun hitam tanpa lengan didampingi suaminya yang memakai kaus hitam. Ada juga beberapa orang lainnya yang ikut dalam rombongan Momo tiba pada pukul 13.00 WIB

Berita duka ini sangat mengguncang Momo, sebab ayahnya dipanggil 5 bulan setelah dia dan Nicola Reza Samudra menikah. Pasangan artis dan pengusaha ini baru mengikat janji suci pada 8 April 2017 lalu.

Jabonar Sinaga tutup usia pada umur 69 tahun meninggalkan istrinya T Nainggilan, empat anak laki-laki dan satu perempuan. Momo Geisha anak terakhir dan satu-satunya perempuan.

Jabonar dikenal sebagai wartawan senior di Provinsi Riau. Dia adalah Kepala Perwakilan Surat kabar Riau Pos di Kabupaten Indragiri Hulu.

Saat ini juga sebagai Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia Riau. Sebelum bergabung di JawaPos grup, Jabonar adalah wartawan koran "Mimbar Umum", salah satu koran tertua di Sumatera yang mulai terbit sejak tahun 1945.

Pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang digelar Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis pada Mei 2014 lalu, Jabonar dianugrahi Piagam Penghargaan atas Pengabdiannya selama 30 tahun di profesi jurnalistik.

Selain itu, Ia dikenal sebagai Tokoh Masyarakat di kalangan masyarakat Batak yang cukup dihormati di Provinsi Riau.