Tak Seperti Cabai, Harga Andaliman Justru Turun

Tuntun Siallagan | Senin, 09 Januari 2017 16:01:07

Andaliman/batakgaul
Andaliman/batakgaul

Menjelang Natal dan Tahun Baru 2017 kemarin, bahan-bahan pokok melejit naik. Mulai dari tomat, cabai, sayur-sayuran dan perlengkapan dapur lainnya naik dari harga sebelumnya. Tak terkecuali andalminan, bumbu yang tidak asing lagi di tengah-tengah lidah masyarakat Batak.

Namun, dari penyisiran batakgaul.com di beberapa pasar tadisional di kota Medan, harga-harga bahan pokok tadi sudah mulai normal meskipun tomat masih tetap naik. Sementara cabai rawit masih belum normal alias naik-turun.

"Kemarin cabai rawit naik. Bahkan sampai habis tahun baru masih tetap naik, tapi sekarang sudah turun. Tomat yang sekarang tetap naik," ujar Ibu Kembar boru Situmorang (50) saat ditemui di Pajak Petisah, Medan, Sumatera Utara.

(BACA: Pizza Andaliman, Makanan Italia Cita Rasa ‘Halak Hita’)

Dijelaskannya, beberapa hari yang lewat, cabai rawit sempat menembus harga Rp 100 ribu ripiah, tapi harga saat ini cabai rawit tersebut sudah turun ke harga Rp 80 ribu per kilonya. Sementara tomat yang sebelumnya Rp 15 ribu per kilo saat ini naik menjadi Rp 18 ribu.

"Kalau andaliman memang dari dulu harganya tinggi. Kemarin menjelang tahun baru harganya mencapai Rp 300 ribu per kilonya, tapi sekarang sudah turun dan menjadi Rp 250 ribu per kilo," tambah boru Situmorang tersebut.

(BACA: Ini Penyebab Lidah Mati Rasa Setelah Makan Andaliman)

Atas tidak normalnya harga bahan-bahan pokok tersebut, boru Situmorang mengaku berpengaruh terhadap pelanggannya. Bahkan dari pengakuannya, akibat naiknya yang begitu signifikan, banyak pembeli yang mengeluh karena tidak mampu membelinya.

"Memang berimbas ke pembeli. Mereka mengeluh. Yang biasa membeli satu kilo bahan pokok, kadang mereka menjadi membeli setengah," ujarnya.

Sementara harga yang sama juga terpantau saat batakgaul.com berkunjung ke Pajak Simpang Limun, Medan, Sumatera Utara. Harga beberapa bahan pokok tidak jauh berbeda di beberapa pajak lainnya.

SPONSORED
loading...