'Sumut Ditulis Sukunya Hanya Batak Saja, Saya Sangat Keberatan!'

Coky Simanjuntak | Jumat, 10 Februari 2017 22:02:45

Buku ajar SD diprotes/FB: RIzqiana Halim
Buku ajar SD diprotes/FB: RIzqiana Halim

Protes terhadap isi buku ajar kembali terjadi. Kali ini dilakukan seorang Facebooker, Rizqiana Halim, terhadap isi buku ajar SD kelas IV berjudul 'Indahnya Keragaman Negeriku’ yang disebut diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Provinsi Sumatera Utara dituliskan suku bangsanya HANYA BATAK SAJA," tulis Rizqiana lewat akun Facebook-nya, 8 Februari 2017 lalu.

Lewat foto isi buku yang diunggah Rizqiana memang tertulis 6 sub suku Batak yang berada di Sumut, yakni Batak Angkola, Batak Karo, Batak Mandailing, Batak Pakpak, Batak Simalungun dan Batak Toba.

Namun buku tersebut juga menyebut suku selain Batak, yakni Ulu dan Nias. Hanya saja memang Melayu tidak dimasukkan dalam suku-suku yang mendiami Sumut.

“Saya sebagai perwakilan bagian dari suku MELAYU sangat keberatan dengan penulisan ini,” ujarnya.

Menurut Rizqiana, protesnya ini juga sudah disampaikan ke Kemendikbud lewat email pengaduan.

Berikut isi lengkap status Rizqiana Halim:

Saya sudah kirim tulisan ini ke email pengaduan@kemdikbud.go.id .Teman2 kalau mau buat pengaduan silahkan kirim ke email tersebut. Semoga mendapat respon segera. Aamiin.

*****

Kepada Yth,

Bapak/Ibu Admin Bagian Pengaduan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI

Assalamu'alaykum wr wb,

Selamat malam

Tanpa mengurangi rasa hormat, saya ingin mengadukan penemuan buku ajar SD kelas IV "Indahnya Keragaman Negeriku" cetakan Kemdikbud RI (foto buku terlampir). Pada halaman 25 (foto terlampir) terdapat Tabel 1.1 Suku Bangsa di Indonesia, poin kedua, Provinsi Sumatera Utara dituliskan suku bangsanya HANYA BATAK SAJA, saya sebagai perwakilan bagian dari suku MELAYU sangat keberatan dengan penulisan ini.

Menurut Bambang Budi Utomo, seorang peneliti di Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional Depertemen Kebudayaan dan Pariwisata dalam bukunya Treasures of Sumatra (2009) terbitan Direktorat Jendral Kebudayaan RI, halaman 21 – 22 bagian Kesukubangsaan, bahwa:

Dikatakan sebagian besar suku-suku bangsa Sumatera yang utama berasal dari golongan ras Deutromelayu (Melayu Muda) dan ras Protomelayu (Melayu Tua). Deutromelayu, yaitu Suku Aceh, Melayu-Minangkabau, Melayu-Pesisir Sumatera, Rejang-Lebong, dan Lampung. Untuk wilayah Sumatera bagian utara ada dua suku melayu, yaitu Suku Aceh dan Melayu-Pesisir.

Suku-suku utama di Sumatera yang memiliki ciri fisik ras Protomelayu (Melayu Tua) adalah Suku Batak dan Suku Gayo. Suku Batak adalah suku yang sebagian besar warganya tinggal di daerah pegunungan di pedalaman Provinsi Sumatera, sementara itu Suku Gayo tinggal di Provinsi Nanggro Aceh Darussalam, di daerah Gayo yang bertetangga dengan Tapanuli, daerah asal Suku Batak.

Jadi, saya sangat memohon respon positif dan penjelasannya segera dari pihak Kemdikbud RI terkait penerbitan buku ajar SD kelas IV tersebut, penghilangan Suku Melayu di Provinsi Sumatera Utara dalam tabel tersebut adalah hal yang tidak pantas dalam sebuah buku ajar kesukubangsaan. Terima kasih.

Warm Regards,

Rizqiana Halim, SKM, MKM

Masyarakat Melayu Sumatera Utara