Spanduk Sampai 'SMS Blast' Calon Ephorus HKBP Bertebaran

Laurencius Simanjuntak | Selasa, 13 September 2016 07:09:20

Spanduk bertebaran di jalan menuju area Sinode Godang HKBP ke-63/batakgaul
Spanduk bertebaran di jalan menuju area Sinode Godang HKBP ke-63/batakgaul

Aroma persaingan para calon Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) 2016-2020 sudah terasa semenjak Jl Siborongborong-Tarutung, Tapanuli Utara.

Beberapa hari sebelum pembukaan Sinode Godang HKBP hari ini, Selasa (13/6), jalan menuju lokasi acara tersebut sudah dipenuhi spanduk, baik dari para calon ephorus maupun relawannya.

(BACA: Ini Para Bakal Calon Ephorus HKBP yang Baru)

Misalnya saja, calon dukungan terhadap calon ephorus Pdt Robinson Butarbutar, yang dibuat oleh relawannya, ‘New Hope of HKBP’.

Meski tidak memasang foto dan nama calon yang dijagokan, spanduk ini nyaris ada di setiap 100 meter Jl Siborongborong-Tarutung. 

Pada bagian atas spanduk tertulis, ‘HKBP Menjadi Berkat Bagi Dunia’. Robinson memang dikenal memiliki pengalaman dalam pelayanan internasional.

Spanduk relawan Pdt Robinson Butarbutar

Berbeda dengan Robinson, Pdt Darwin Tobing memilih langsung memasang foto dan namanya pada spanduk, dengan mengucapkan ‘selamat datang’ untuk para sinodestan dan tamu. Namun, jumlah spanduk Darwin tidak sebanyak Robinson.

Spanduk Pdt Darwin Tobing

Pdt Saut Sirait juga memasang spanduk, namun isinya tentang undangan bedah buku yang ditulisnya ‘Negara dalam Rancangan Tuhan’. Akan tetapi, spanduk itu tetap terpampang foto Saut dengan keterangan calon ephorus HKBP.

Spanduk Pdt Saut Sirait

Berbeda dengan ketiga pesaingnya, spanduk Pdt David Farel Sibuea nyaris sama sekali tak terlihat. Namun, seorang wartawan menerima SMS ketika berada di sekitar Auditorium HKBP, Sipoholon, tempat sinode berlangsung.

(BACA: HKBP Organisasi Keagamaan Terbesar Ketiga di Indonesia)

Isinya adalah ucapan selamat datang untuk pada sinodestan dari Pdt David Farel Sibuea. Kemungkinan besar ini adalah ‘SMS blast’ yang diterima orang di sekitar lokasi secara acak, sehingga wartawan pun mendapatkannya.

Caption

Dugaan ini SMS blast semakin kuat, ketika pesan singkat itu tidak bisa dibalas.