Sinabung Kembali Semburkan Awan Panas, 3 Warga Karo Tewas

Jordan Silaban | Sabtu, 21 Mei 2016 21:05:49

Ilustrasi awan panas Gunung Sinabung/antara
Ilustrasi awan panas Gunung Sinabung/antara

Aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumut, kembali memakan korban. Tiga orang tewas dan empat lainnya kritis karena terkena awan panas dari gunung itu, Sabtu (21/5) sekitar pukul 16.48 WIB.

Korban tewas yaitu Karman (60), Irwansyah (17), dan seorang lagi belum teridentifikasi. Mereka merupakan warga Desa Gamber, Kecamatan Simpang Empat, Karo.

Kepala Bidang Darurat BPBD Kabupaten Karo, Nata Nail mengatakan, jenazah sudah dievakuasi dari lokasi kejadian.

"Sementara korban luka masih dirawat di rumah sakit di Kabanjahe," katanya, Sabtu (21/5) malam.

Tim gabungan bersama warga masih menyisir lokasi Desa Gamber di tengah erupsi yang terus terjadi. Diduga masih ada korban lain.

Saat luncuran awan panas terjadi, para korban diduga tengah berkebun di ladang mereka di Desa Gamber. Desa yang berada dalam radius 4 km dari kawah Gunung Sinabung ini sebenarnya masuk dalam zona merah atau dilarang dimasuki.

Namun, sebagian warga masih berkebun di sana. Mereka biasanya bekerja pada siang hari dan kembali ke pengungsian pada malam hari.

Nata mengatakan, masyarakat Desa Gamber sebenarnya telah diberikan bantuan sewa lahan pertanian agar tidak kembali ke zona merah. Namun, sebagian warga tetap saja berkebun di sana.

"Kami sudah memasang portal di jalur utama, tapi warga tetap masuk, diduga dari jalur tikus," ucapnya.

Aktivitas Gunung Sinabung masih tetap tinggi. Hari ini awan panas guguran yang terjadi berulang-ulang dan jaraknya mencapai 4,5 km. Tinggi kolom abu vulkanik mencapai 3.000 meter.

Erupsi Gunung Sinabung sudah berulang kali memakan korban. Jumlah korban terbesar terjadi di Desa Suka Meriah, Kecamatan Payung, pada Sabtu 1 Februari 2014. Saat itu 17 orang tewas terkena awan panas.