Sinabung Kembali Meletus, Semburkan Material Hingga 4 Km

Coky Simanjuntak | Sabtu, 20 Mei 2017 11:05:35

Ilustrasi Gunung Sinabung/facebook
Ilustrasi Gunung Sinabung/facebook

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali meletus. Dalam letusan yang terjadi Sabtu (20/5) pukul 06.46 Wib, terpantau tinggi kolom abu letusan mencapai 4 kilometer.

Sementara amplitudo 120 milimeter dan terjadi gempa vulkanik selama 343 detik. "Angin perlahan ke arah tenggara” kata Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, lewat keterangan tertulis.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menetapkan status Gunung Sinabung tetap Level IV atau Awas.

"Potensi letusan susulan masih tinggi,” ujar Sutopo.

PVMBG merekomendasikan masyarakat dan pengunjung agar tidak melakukan aktivitas dalam: radius 3 km dari puncak; 7 km untuk sektor Selatan - Tenggara; 6 km untuk sektor Tenggara - Timur; jarak 4 km untuk sektor Utara - Timur.

Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di dekat sungai-sungai yang berhulu di Sinabung juga agar tetap waspada terhadap ancaman bahaya lahar. Hal ini mengingat telah terbentuk bendungan alam di hulu Sungai Laborus yang sewaktu-waktu dapat jebol, bila tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan lahar/banjir bandang ke hilir.

Tidak ada penambahan jumlah masyarakat yang mengungsi terkait letusan pada pagi tadi. Hingga saat ini masih tercatat 7.214 jiwa atau 2.038 KK di 8 pos pengungsian.

Hanya ada 2.863 jiwa yang tinggal di pos pengungsian. Lainnya banyak yang tinggal di tempat lain di luar pos pengungsian. Kebutuhan sandang pangan secara umum terpenuhi

Masyarakat diimbau untuk terus waspada dan mentaati rekomendasi pemerintah. Sebab, tidak dapat diprediksikan sampai kapan Gunung Sinabung akan berhenti meletus.

"Parameter vulkanik dan seismisitas gunung masih tetap tinggi sehingga potensi letusan susulan masih akan tetap berlangsung,” ujar Sutopo.