Sepekan Dirawat, Korban Sinabung Cahaya Sembiring Meninggal Dunia

Coky Simanjuntak | Senin, 30 Mei 2016 15:05:52

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menjenguk Cahaya Sembiring/tengkuerrynuradi.com
Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menjenguk Cahaya Sembiring/tengkuerrynuradi.com

Korban tewas awan panas Gunung Sinabung, Sumatera Utara, bertambah. Setelah dirawat selama sepekan, Cahaya Sembiring (75) yang mengalami luka bakar cukup parah meninggal dunia Minggu (29/5).

Dengan demikian, korban tewas akibat awan panas yang menerjang Desa Gamber, Kabupaten Karo, Sabtu 21 Mei lalu, menjadi delapan orang.

Cahaya Sembiring sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik, Medan, akibat luka bakar yang lebih dari 60 persen.

Kepala Subbagian Humas RSUP H Adam Malik Sairi M Saragih menuturkan, luka bakar Cahaya Sembiring cukup parah, yakni pada wajah, tangan, badan, kaki, bahkan hingga otot.

(LIHAT: Foto-foto Letusan Sinabung yang Tewaskan Warga Karo)

Hingga kini, satu warga Desa Gamber lainnya masih kritis, yakni Cahaya boru Tarigan (45). Kedua kaki Cahaya br Tarigan telah diamputasi agar infeksi tidak meluas.

Berikut identitas korban meninggal dan luka-luka akibat awan panas Sinabung, 21 Mei lalu:

Meninggal:

1. Karman Milala (60).

2. Irwansyah Sembiring (17).

3. Nantin Br. Sitepu (54).

4. Leo Perangin-angin.

5. Ngulik Ginting.

6. Ersada Ginting (55).

7. Ibrahim Sembiring (57)

8. Cahaya Sembiring (75)

Luka-luka:

1. Cahaya br Tarigan (45)