Sempat Rusuh, Rosa Simanjuntak Berbagi Emas dengan Pewushu Jabar

Jordan Silaban | Jumat, 23 September 2016 06:09:08

Rosalina Simanjuntak dihibur oleh Gubernur Sumut Erry Nuradi/FB
Rosalina Simanjuntak dihibur oleh Gubernur Sumut Erry Nuradi/FB

Setelah menangguhkan kemenangan Rosalina Simanjutak, Dewan Hakim PB PON akhirnya memutuskan atlet wushu asal Sumut itu Selviah Pratiwi dari Jawa Barat menjadi juara bersama wushu sanda kelas 52 kg putri.

Keputusan ini diambil dalam sidang Dewan Hakim PB PON di Bandung, Jawa Barat, Kamis (22/9) malam. Penangguhan kemenangan Rosalina sebelumnya dilakukan sebagai buntut kerusuhan yang dipicu tantangan Ketua Pengprov Wushu Jabar Edwin Sanjaya kepada dewan juri untuk "duel" di atas matras.

Ketua Kontingen PON Sumut John Ismadi Lubis didampingi Dansatgas Prof Agung Sunarno usai persidangan Dewan Hakim membenarkan keputusan tersebut.

[LIHAT VIDEO: Begini Kerusuhan Cabang Wushu yang Dimenangi Boru Juntak]

Dengan demikian, emas yang diterima Boru Juntak ini  adalah yang ke-13 untuk kontingen Sumut di PON XIX/2016, selain 8 perak dan 4 perunggu.

John mengatakan, kontingen Sumut menghargai keputusan Dewan Hakim PB PON. Apalagi azas tertinggi dari olahraga adalah persaudaraan.

Kadispora Sumut H Baharuddin Siagian juga menilai keputusan tersebut cukup bijak, di mana kedua provinsi tidak ada yang merasa dirugikan.

[BACA: Ciattt..! Karateka Iwan Sirait Sumbang Emas untuk Sumut]

Tim manajer wushu Sumut Darseng Song saat dikonfirmasi juga menyatakan bersyukur atas putusan ini.

"Atas nama tim wushu Sumut, kami berterima kasih kepada KONI Sumut yang telah mengawal medali emas Rosalina. Ungkapan yang sama juga kami sampaikan kepada Dewan Hakim PB PON atas keputusan ini,” katanya.

Sebelumnya, Edwin Sanjaya menyatakan kecewa dan memrotes keputusan wasit yang dianggapnya tidak tepat saat memenangkan Rosalina Simanjuntak.

Menurut Edwin, dari hasil pertandingan itu seharusnya atlet Jabar bisa memenangkan pertandingan pada ronde ketiga. Namun yang terjadi justeru wasit juri menyatakan atlet Rosalina yang menempati sudut merah sebagai pemenang.

"Kami melihat sendiri pertandingan, merekam semua sepanjang pertandingan itu. Kami tidak terima dan harus protes,sekali lagi bukan karena kami tuan rumah," kata Edwin.

SPONSORED
loading...