Rp 119 M untuk Pembangunan Terminal Penumpang & Runway Silangit

Coky Simanjuntak | Kamis, 28 April 2016 20:04:45

Maket pembangunan terminal penumpang Bandara Silangit/AP II
Maket pembangunan terminal penumpang Bandara Silangit/AP II

Mendapat instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), PT Angkasa Pura II langsung bergerak mengembangkan Bandara Silangit, Siborong-borong, Tapanuli Utara. Peletakan batu pertama atau "groundbreaking" untuk pembangunan terminal penumpang dan landasan pacu (runway) pun sudah dilakukan, Selasa (26/4).

"Groundbreaking" sebagai penanda dimulainya pembangunan bandara terdekat dengan kawasan wisata Danau Toba itu dilakukan Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Budi Karya Sumadi.

 Budi mengatakan dana investasi yang disiapkan PT Angkasa Pura II (Persero) guna pembangunan terminal penumpang dan landasan pacu atau "runway" mencapai sebesar Rp 119 miliar.

"Pembangunan terminal akan selesai dalam enam bulan mendatang dengan berbagai sarana dan prasarana guna menunjang digelarnya Festival Danau Toba pada November 2016," kata Budi lewat keterangan tertulis.

Dia menambahkan guna peningkatan pelayanan kepada pengguna jasa bandara, terminal penumpang Bandara Silangit akan dikembangkan hingga dapat menampung pergerakan sebanyak satu juta penumpang per tahun.

Sedangkan, lanjut dia, landasan pacu diperluas hingga berukuran 2.600 x 45 meter persegi sehingga dapat mengakomodir operasional pesawat sekelas Boeing 737-800 Next Generation.

Budi mengatakan, pengembangaan Bandara Silangit dapat mengakomodir pesawat jet lebih besar yang akan membuat tarif penerbangan semakin terjangkau, sehingga akan menarik minat wisawatan mancanegara dan domestik berkunjung ke Danau Toba yang dicanangkan pemerintah sebagai Monaco of Asia.

Dia menambahkan, selaku pengelola Bandara Silangit, PT Angkasa Pura II (Persero) mendukung penuh pengembangan wisata di Tapanuli Utara, khususnya kawasan Danau Toba untuk menjadi pusat destinasi wisata yang dibanggakan Indonesia.