Presiden Jokowi Tetapkan 1 Juni Hari Libur Nasional

Ester Napitupulu | Rabu, 01 Juni 2016 17:06:19

Presiden Jokowi pidato di Gedung Merdeka, Bandung/Facebook
Presiden Jokowi pidato di Gedung Merdeka, Bandung/Facebook

Presiden Joko Widodo akhirnya menetapkan setiap 1 Juni sebagai hari libur nasional dan diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Keputusan ini berlaku untuk tahun 2017 mendatang.

Hal ini disampaikan Presiden dalam pidatonya saat acara puncak Hari Lahir Pancasila dan Pidato Bung Karno di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Rabu (1/6)

"Dengan mengucap syukur kehadirat Allah SWT, dengan mengucap bismillah, dengan Keputusan Presiden, tanggal 1 juni ditetapkan, diliburkan dan diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila," ujar Presiden yang langsung disambut tepuk tangan tamu hadirin.

Dia mengungkapkan, Pancasila memiliki arti penting dalam perjalanan bangsa Indonesia, yakni sebagai landasan dan falsafah bangsa Indoneaia.

"Pancasila yang menjadi Indonesia tetap bersatu di tengah konflik perkembangan global. Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara. Pancasila harus diamalkan, Pancasila harus jadi ideologi yang bekerja," kata kepala negara.

"Saya berharap ke depannya masyarakat Indonesia terus berpegang teguh pada Pancasila. Tidak tergoyahkan persatuan dengan ancaman terorisme yang menghantui seluruh dunia," pungkasnya.

(BACA: Jokowi Akhirnya Setujui Pemerkosa Anak Dihukum Kebiri!)

Jokowi bercerita, keputusannya untuk menetapkan Hari Pancasila 1 Juni telah melewati perjalanan panjang. Berbagai kajian sudah dilakukan sebelum keputusan itu diambil.

"Ini sebuah perjalanan panjang yang menjadi pertimbangan. Sudah melalui kajian yang mendalam yang inti adalah bahwa Pancasila itu sebagai ideologi negara," ujar Jokowi kepada wartawan yang ditemui seusai meninjau Situs Penjara Banceuy.

Menurut Jokowi, kedudukan Pancasila berada di posisi tertinggi. "Setelah ini kita nanti terutama juga dengan MPR akan merumuskan lagi dengan cara-cara yang cepat, agar implementasi pengamalan kemudian dalam kehidupan keseharian kita bisa mengamalkan Pancasila sebagai ideologi kita sebgai landasan negara kita," pungkasnya.