Pengusaha Ketangkap Basah Keruk Pasir Danau Toba Pakai Alat Berat

Alex Siagian | Rabu, 01 Februari 2017 09:02:39

Pengerukan pasir di bibir pantai Danau Toba/alex
Pengerukan pasir di bibir pantai Danau Toba/alex

Danau Toba yang sudah dicanangkan pemerintah menjadi destinasi wisata andalan Indonesia, justru seakan tak bisa lepas dari upaya-upaya perusakan lingkungan. 

Di Pantai Lumban Bulbul, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Selasa (30/1) sore, sebuah alat berat secara terang-terangan mengeruk pasir di bibir Danau Toba tersebut.

Saat didatangi batakgaul.com, pegusaha pelaku pengerukan yang mengaku bermarga Silaen ini mengatakan, dia hanya bermaksud mengambil batu yang sebelumnya sudah berada di lokasi. 

Menurutnya, lokasi itu adalah bekas tangkahan (tempat pengumpulan batu) yang berasal dari Siregar Aek Nalas, Kecamatan Uluan, Kabupaten Tobasa. 

Pengerukan Pasir Danau Toba/alex

Silaen beralasan, tanah yang dikeruk itu digunakan untuk menimbun tanah yang berjarak sekira 15 meter dari bibir pantai. 

"Ini cuma ngambil batu saja. Kalau tanahnya kita buat untuk menimbun bibir pantai ini agar pantai ini indah," kilahnya.

Saat dikonfirmasi, Kadis Lingkungan Hidup Tobasa, Mintar Manurung mengaku tidak mengetahui kegiatan pengerukan ini. 

"Dimana itu? Saya belum tau soal kegiatan itu. Tunggu dulu di sana ya, saya akan ke sana," sebutnya saat dikonformasi batakgaul.com via seluler. 

Lalu apa yang kemudian terjadi?