Pemkab Samosir Bantah Batu Hobon Terbelah

Tuntun Siallagan | Rabu, 02 November 2016 10:11:02

Batu Hobon/batakgaul
Batu Hobon/batakgaul

Beberapa hari yang lewat, media sosial dihebohkan dengan postingan foto akun Facebook Enni Martalena Pasaribu yang menunjukkan Batu Hobon, situs sejarah Batak yang berada di Desa Limbong Sagala, Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir sudah terbelah.

Menanggapi informasi tersebut, Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya (Parsenibud) Kabupaten Samosir, Ombang Siboro mengatakan kalau informasi tersebut tidak benar. Dia menyarankan ada baiknya untuk melihat secara langsung ke lokasi.

"Ada baiknya langsung dilihat ke lokasi. Memang saat ini Pemda Samosir melalui Dinas Tarukim sedang melakukan penataan dan pemugaran komplek Batu Hobon," ujarnya saat dihubungi via selular, Selasa (1/11) malam.

Batu Hobon/batakkgaul

Ditambahkannya, penataan dan pemugaran itu dilakukan setelah terlebih dahulu diskusi ataupun meminta masukan dari orang yang dituakan di kampung tersebut, termasuk marga Pasaribu yang diyakini sebagai pemilik Batu Hobon.

"Lokasi Batu Hobon sebenarnya tidak memiliki atap, jadi itu dibongkar. Sementara tanah-tanah yang menutupi batu dibersihkan supaya tampak aslinya," ujarnya.

Batu Hobon tersebut, dikatakannya mempunyai tujuh lapis, tapi karena ditutupi tanah, lapisan batu yang tampak hanya dua lapis. 

Tapi setelah dilakukan pembenahan, ketujuh lapisan batu yang diyakini sebagai tempat pemyimpanan harta benda Raja Batak itu sudah tampak kembali.

"Kemari Bapak Bupati Samosir, Sekda dan Kabag Humas langsung meninjau penataan dan pemugaran komplek Batu Hobon yang dikerjakan oleh marga Pasaribu. Beliau juga menyarankan supaya jangan menambahkan bahan-bahan yang bersifat modren, jadi tetap tampak sakral seperti kisah yang kita ketahui bersama," pungkasnya.

SPONSORED
loading...