Pelaku Teror Bom Gereja Santo Yosep: Anak Medan, Masih Pelajar

Jordan Silaban | Minggu, 28 Agustus 2016 12:08:47

Teror Gereja Santo Yosep Medan/twitter
Teror Gereja Santo Yosep Medan/twitter

Setelah sempat dipukuli massa, Ivan Armadi Hasugian (IAH), pelaku teror Gereja Katolik Stasi Santo Yosep di Jalan Dr Mansur Medan, ditangkap oleh pihak kepolisian.

Dari identitas yang dikantongi pelaku, Ivan diketahui masih berumur 18 tahun dengan status pelajar.

(BACA: Dipukuli! Ini Wajah Pelaku Teror Bom di Gereja Santo Yosep Medan)

Pemuda lajang ini juga lahir dan tinggal di Medan. Dia tinggal di Jl Setia Budi, Kecamatan Medan Selayang.

Belum diketahui motif pelaku teror ini. Namun yang jelas, pihak kepolisian sudah mensterilkan tempa kejadian perkara dan mengamankan pelaku.

(BACA: Pelaku Teror Bom Gereja Santo Yosep: Anak Medan, Masih Pelajar)

Sekitar pukul 09.00 Wib, Minggu (28/8), benda yang dibawa Ivan meletup di tengah-tengah jemaat. Saat itu, Ivan memang tengah duduk di barisan jemaat yang sedang melaksanakan misa.

Mengetahui aksinya gagal, pelaku langsung maju ke altar dengan membawa pisau. Dengan senjata tajam tersebut, pelaku melukai Pastor Albret S Pandiangan yang hendak berkhotbah. Dia luka ringan di bagian lengan kiri.