Nuansa Batak Warnai Perayaan Natal dan Tahun Baru di Gedung DPR

Coky Simanjuntak | Sabtu, 28 Januari 2017 06:01:27

Ketua Panitia Maruarar Sirait bersama para pejabat negara yang hadir
Ketua Panitia Maruarar Sirait bersama para pejabat negara yang hadir

Nuansa Batak mewarnai perayaan Natal dan Tahun Baru MPR, DPR dan DPD RI yang berlangsung di lapangan Gedung Parlemen, Jumat (27/1) malam. Lebih dari separuh anggota DPR, staf ahli, sekretaris pribadi dan PNS kesetjenan yang hadir adalah halak hita.

Pantauan batakgaul.com, nuansa Batak terasa dari gondang yang ikut mengiringi selama perayaan, hidangan makanan berupa lapet, sampai dengan persembahan puji-pujian dari sejumlah koor HKBP di wilayah Jakarta.

Panitia acara juga diketuai Maruarar Sirait, sementara Bendarahanya adalah Rooslynda Marpaung. Sejumlah artis Batak, seperti Nico Siahaan (MC), Berliana Hutauruk, Lea Simanjuntak dan Style Voice ikut memeriahkan acara yang dihadiri sedikitnya 1.500 orang.

(BACA: 4 Kegiatan Dilakukan Orang Batak di Hari Pertama Tahun Baru)

Dalam khotbahnya, Pendeta Stephen Tong mengingatkan agar umat Kristiani tak korup‎ dengan takut akan Tuhan. Sebab pada saatnya Tuhan akan memberi keadilan.

"Banyak orang menjadi Kristen, memperalat Alkitab dan menggunakan kekristenan demi menipu manusia. Saya baca hari ini, ada Pendeta yang diadili karena memberi suap. Kenapa? Karena dia punya banyak PT. Kenapa pendeta punya banyak PT? Seharusnya melayani dan mengikut Tuhan saja," kata Stephen Tong.

Sementara itu, Maruarar mengatakan kepanitiaan Natal dan Tahun Baru kali ini berhasil mengumpulkan dana hampir Rp 2 miliar.

“Kami tidak menggunakan uang negara, jadi aman, tidak diaudit,” kata anggota DPR dari PDI Perjuangan ini disambut tepuk tangan para undangan.

(LIHAT VIDEO: Keren! ‘Jingle Bells’ Dibawakan dengan Alat Musik Batak)

Dalam kesempatan itu, Maruarar bersama 101 anggota MPR yang beragama Kristen/Katolik menyampaikan aspirasi kepada Ketua MPR, DPR dan DPD RI agar dibangun gereja di sekitar Kompleks Parlemen.

“Jika di sana sudah ada masjid yang besar, dan ada musala di setiap komisi, kami ingin ada pura, vihara dan gereja yang kecil saja untuk kami beribadah,” kata Maruarar yang sudah kedua kalinya menjadi ketua panitia Natal dan Tahun Baru di Parlemen ini.

Aspirasi itu juga disampaikan secara simbolis lewat penyerahan batu kepada Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPR Setya Novanto dan Ketua DPD Muhammad Sholeh.

Selain pimpinan Parlemen, acara Natal ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat negara seperti Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Ketua OJK Muliaman Hadad, serta sejumlah tokoh politik seperti Sabam Sirait, Panda Nababan, Trimedya Pandjaitan dan Nurdin Tampubolon.