Mungkinkah Kapal Pesiar Beroperasi di Danau Toba?

Coky Simanjuntak | Rabu, 22 Maret 2017 13:03:09

Ilustrasi kapal pesiar/KNMI
Ilustrasi kapal pesiar/KNMI

Kementerian Pariwisata terus mengajak para investor untuk bersama-sama membangun Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia. Salah satunya adalah Patra Jasa, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang sedang berencana membeli kapal pesiar (cruise) untuk memajukan wisata dalam negeri.

“Saya sudah tawarkan Patra Jasa untuk cruise di Danau Toba,” kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya, dalam peluncuran Calendar of Event Pariwisata Danau Toba 2017 di Jakarta, Senin (20/3) malam.

Arief yakni dengan adanya kapal pesiar di Danau Toba bisa mengatasi persoalan keterbatasan akomodasi bagi wisatawan kelas ata (high-end).

"Lebih untung floating hotel (hotel mengapung),” kata Arief merujuk pada Patra Jasa yang sudah membeli satu kapal pesiar di Labuhan Bajo. 

Selain kapal pesiar, Arief juga berpikir untuk menyediakan fasilitas lain bagi wisatawan kelas atas. Salah satunya adalah 'glam camping' atau kemah di alam terbuka dengan tenda dan fasilitas yang glamor dan mewah.

“Untuk glam camp ini investornya sudah ada,” kata Arief.

Soal pasar wisatawan kelas atas ini, Arief mengatakan, kawasan otoritatif wisata Danau Toba seluas 600 hektar di Kecamatan Sibisa, Kabupaten Tobasa, memang ditujukan oleh dengan pangsar pasar tersebut.

“Positioning-nya memang seperti Nusa Dua, untuk high-end,” ujarnya.