Martua ‘Ahok’ Sitorus, Pengusaha Tionghoa Batak Terkaya

Coky Simanjuntak | Sabtu, 28 Januari 2017 10:01:14

Martua Sitorus/forbes
Martua Sitorus/forbes

Keuletan khas Tionghoa dan kegigihan ala Batak menempanya menjadi pengusaha kelapa sawit dengan mendirikan Wilmar pada 1991 dengan luas perkebunan 7.100 hektar. Kini perusahaan terbuka tersebut sudah menghasilkan keuntungan miliaran dolar AS per tahun dan memperkerjakan sekitar 92.000 karyawan.

(LIHAT VIDEO: Artis-artis Batak Bernyanyi dan 'Mangulosi' Ahok-Djarot)

Di Medan, kota yang membesarkannya, Martua juga mendirikan Murni Teguh Memorial Hospital. Rumah sakit yang diambil dari nama ibunya, Murni Teguh itu sudah berdiri sejak 12 Desember 2012.

Tidak hanya di Indonesia, bisnis konglomerat yang kini menetap di Singapura ini juga moncer di luar negeri. Dia juga tecatat sebagai pemilik Aviva Tower, gedung pencakar langit di London, Inggris.

(BACA: 4 Bukti Kedekatan Ahok dengan Orang Batak)

Pada 2014, ayah lima anak ini juga menjalin kerjasama dengan pengusaha Yunani untuk menciptakan pembangkit listrik biofuel (bahan bakar hayati) terbesar di Jepang. Sebuah sumber menyebut, pembangkit ini bernilai USD 1,5 miliar.

Sesuai namanya Martua, si ‘Ahok’ dari Medan ini memang orang yang bertuah/beruntung dalam hidup...