Lapo Batak Senayan: Kami Tetap Buka!

Laurencius Simanjuntak | Sabtu, 04 Maret 2017 18:03:23

Spanduk pernyataan tetap buka di depan kawasan lapo Batak Senayan/istimewa
Spanduk pernyataan tetap buka di depan kawasan lapo Batak Senayan/istimewa

Perkumpulan pedagang pujasera, termasuk lapo-lapo Batak, yang berada di Jl Gelora, Senayan, Jakarta atau tepat di belakang Gedung MPR/DPR, menyatakan tetap buka seperti sedia kala.

Mereka memilih tetap berdagang, kendati batas waktu peringatan untuk mengosongkan lahan yakni pada 28 Februari 2017 sudah lewat. 

“Karena kami tetap minta mediasi. Selama belum ada mediasi, kami tetap buka,” kata Paulus Siagian, pengelola Lapo Siagian br Tobing, saat dihubungi batakgaul.com, Sabtu (4/3).

Itu makanya, kata Paulus, pihaknya membentangkan sebuah spanduk di bagian depan pujasera yang bertuliskan: "Kami tetap buka…!!! Sampai bertemu dengan Direktur Utama PPKGBK untuk mediasi."

PPKGBK yang dimaksud adalah Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno, termasuk kawasan pujasera tersebut. 

Lapo Siagian br Tobing/batakgaul

PPKGBK sebelumnya meminta para pedagang yang menyewa lahan untuk hengkang per 28 Februari 2017 karena akan digunakan fasilitas latihan Asian Games 2018.

Namun, mayoritas pegadang menolak karena perintah itu dinilai sangat mendadak dan melanggar sejumlah ketentuan.

Boston H Siahaan, kuasa hukum pedagang menjelaskan, pada Selasa, 28 Februari 2017, Direktur Utama PPKGBK, Winarto, sudah mendatangi pihaknya. 

Namun, menurut Siahaan, sikapnya justru tidak menyelesaikan persoalan.

“Makanya kita tetap tunggu undangan mediasi, dan selama proses ini, para pedagang tetap buka,” ujarnya.