Lagi, Puluhan Ton Ikan Mati Mendadak di Danau Toba

Alex Siagian | Rabu, 11 Januari 2017 07:01:30

Ilustrasi/antara
Ilustrasi/antara

Hasilnya disebut jika air danau hanya mengandung oksigen 2,6 DO. 

Hal ini disebut menjadi penyebab kematian ikan yang ada di keramba. Rudi juga menjelaskan, ada beberapa faktor yang dapat mengakibatkan kurangnya oksigen di dalam danau, yakni perubahan suhu udara, angin kencang dan sinar matahari.

"Kita sudah turun ke lokasi, dari hasil pemeriksaan sementara terdapat kekurangan oksigen pada air danau karena kandungan oksigennya hanya 2,6," sebutnya.

(BACA: Penyelam Ini Bongkar Pencemaran Danau Toba oleh Perusahaan Asing)

 Lanjut Rudi, jenis ikan yang mati akibat kekurangan oksigen adalah ihan batak, ikan mas dan ikan mujair. Akibatnya, para petani diyakini merugi hingga ratusan juta rupiah. Tak hanya ikan yang ada di dalam kerambah, beberapa ekor ikan di luar kerambah seperti ikan kaca-kaca juga mati mendadak.

"Jadi yang mati bukan hanya ikan yang ada di dalam kerambah, tapi juga ikan yang di luar kerambah seperti ikan kaca-kaca," lanjut Rudi.

Hingga saat ini, para petani kerambah masih melakukan pembersihan. Bangkai ikan itu rencananya akan dikubur di satu tempat agar air danau toba tidak semakin tercemar.

"Sampai sekarang masih dilakukan pembersihan, kita meminta para petani mengubur bangkai ikan, karena kalau dibiarkan nanti air danau akan semakin tercemar," sebut Rudi. 

(LIHAT VIDEO: Ngerinya Penumpukan Pakan dan Kotoran Ikan di Danau Toba)

 Meski begitu, Rudi belum dapat memberikan keterangan resmi soal jumlah ikan yang mati medadak.

"Kalau jumlah pastinya belum tau, masih kita bersihkan," sebutnya mengakhiri.

Sebelumnya, tahun lalu kejadian yang sama juga pernah terjadi di wilayah Kecamatan Haranggaol Horison, Simalungun. Saat itu, Pemkab Simalungun juga mengatakan jika penyebab kematian ikan-ikan itu akibat kekurangan oksigen.

SPONSORED
loading...