Kumuh! 'Partigatiga' di Pasar Siraja Oloan Samosir Diminta Pindah

Coky Simanjuntak | Rabu, 08 Februari 2017 17:02:56

Onan Baru, Samosir/kontan.co.id
Onan Baru, Samosir/kontan.co.id

Pemerintah Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, mengimbau pedagang di Pasar Siraja Oloan, dekat kantor polisi setempat, pindah ke perbelanjaan tradisional binaan pemerintah di Onan Baru Pangururan.

Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, Rabu, menegaskan, Pasar Siraja Oloan yang dibuka secara mandiri itu tidak sesuai dengan peruntukan kawasan tersebut.

"Sesuai Perda RT/RW Kabupaten Samosir lokasi itu untuk permukiman. Jika (Pasar Siraja Oloan) dibiarkan tetap beroperasi, siapa yang akan bertanggungjawab atas kekumuhan disebabkan limbah dari pedagang," kata Bupati.

Selain itu, bila keberadaan Pasar Siraja Oloan tetap beroperasi para pedagang baru akan muncul dan pedagang itu akan berjualan sampai di depan Geraja HKBP Pangururan.

Menurutnya, keadaan itu akan membuat Kota Pangururan sebagai ibu kota Kabupaten Samosir yang merupakan daerah tujuan wisata di Sumatera Utara menjadi kumuh dan tidak bersih.

Rapidin mengatakan, dia bersama Juang Sinaga dipilih masyarakat, karenanya kebijakan Pemerintah Kabupaten Samosir terutama untuk menata daerah ini supaya lebih nyaman, sejuk dan bersih.

Untuk itu, Bupati berharap supaya pedagang di Pasar Siraja Oloan mengosongkan lokasi itu dan mengimbau supaya pihak tertentu mengambil kepentingan dengan keberadaan pasar itu.

Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten akan melakukan tindakan tegas berupa penggusuran, bila peringatan ketiga tidak diindahkan para pedagang.

Bupati juga meminta insan pers agar ikut mensosialisasikan dan memberi kesadaran kepada pedagang di Pasar Siraja Oloan untuk mematuhi peraturan supaya tidak terjadi gesekan yang tidak diinginkan.