Kronologi Roymardo Siregar Tikam Leher Ibu Dosen Hingga 10 Kali

Jordan Silaban | Selasa, 03 Mei 2016 01:05:22

Dra. Hj. Nur'ain Lubis
Dra. Hj. Nur'ain Lubis

Roymardo Sah Siregar (21) memang benar-benar sadis. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) itu menghabisi nyawa Hj Nur'ain Lubis (63) dengan menikam leher dosen senior itu sebanyak 10 kali. Keji!

"Itu berdasarkan hasil visum," kata Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto di Medan, Selasa (3/5).

Selain itu, ada 3 luka sayatan di lengan kiri korban, telunjuk kiri dan kelingking kiri. Luka itu karena korban diduga mencoba menangkis tikaman pisau pelaku.

"Juga ada luka di dahi. Diduga karena korban meronta," ujarnya.

Dalam pengakuannya kepada polisi, Roymardo mengatakan, tega menghabisi dosennya sendiri karena dendam, lantaran sering dimarahi dan diancam tidak diluluskan. Peringatan wajar dari dosen itu pun ditanggapi sangat berlebihan oleh Roymardo yang kemudian merencanakan pembunuhan dengan mengintai korban lebih dulu.

Sebelum menjalankan aksi sadisnya itu, Roymardo menyiapkan pisau dan martil. "Siang tersangka masuk ke kampus UMSU untuk kuliah. Dia sempat juga memasuki satu mata kuliah, namun karena dosen tidak hadir, dia turun lagi ke bawah," jelas Mardiaz.

Saat turun ke lantai bawah gedung FKIP UMSU, Roymardo mengintai kegiatan Nur'ain, sampai akhirnya dia melihat wanita berjilbab itu masuk ke toilet. "Kemudian tersangka mengikuti korban ke kamar mandi," jelas Mardiaz.

Roymardo sempat menunggu di depan pintu toilet sekitar 2 menit, sebelum akhirnya menyerang Nur'ain saat akan keluar dari kamar kecil.

"Setelah melakukan perbuatan itu, tersangka lari dari kamar mandi FKIP ke kamar mandi Fakultas Ekonomi," jelasnya.

Saksi mata sempat melihat Roymardo langsung kabur begitu pintu kamar mandi FKIP didobrak. Dia pun dalam keadaan basah kuyup.

"Awalnya saya dengar ada jeritan perempuan dari toilet FKIP. Saya datang ke sini dari gedung Ekonomi. Sampai di sini toilet terkunci, ada 3 CS (cleaning service) yang di luar pintu namun mereka tak berani masuk," kata Syarif (54), saksi mata penjaga gedung Fakultas Ekonomi UMSU.

Syarif kemudian memberanikan diri mendobrak pintu. Dari dalam, dia mendapati Roymardo basah kuyup. Diduga dia lebih dulu membersihkan badan dari darah korban.

"Dia basah, seperti memasukkan sesuatu ke celananya. Tapi nggak tahu masukkan apa. Waktu ditanya ditanya dia bilang keran bocor, langsung lari dia," kata Syarif.

Melihat pelaku kabur, Syarif langsung mengejarnya. Dia spontan melakukan tindakan itu karena pelaku sudah diteriaki sebagai pemerkosa.

Setelah ditelusuri, Roymardo ternyata kabur ke kamar mandi Fakultas Ekonomi. Seorang dosen yang ada di luar toilet menunjukkan keberadaan pelaku kepada orang-orang yang mengejar. Dia pun terkepung di dalam toilet itu sampai akhirnya polisi mengamankan dan mengevakuasinya dengan susah payah.