Ketua KPU ‘Si Anak Medan’ Husni Kamil Manik Meninggal Dunia

Ester Napitupulu | Jumat, 08 Juli 2016 03:07:02

Ketua KPU Husni Kamil Manik/kpu.go.id
Ketua KPU Husni Kamil Manik/kpu.go.id

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik meninggal dunia. Pria kelahiran Medan 18 Juli 1975 itu menutup mata untuk selamanya di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta, Kamis (7/7) sekitar pukul 21.00 Wib malam.

Sehari sebelumnya, Rabu (6/7) atau tepat pada Hari Raya Idul Fitri 1437 H, Husni mengeluhkan bisul di bagian kakinya. 

"Jam 05.30 WIB, dari rumah, dibawa ke rumah sakit terdekat," ujar Zulkarnain, perwakilan keluarga.

Di rumah sakit itu, Husni sempat mendapat penanganan medis. Namun, dokter menyarankan pergi ke rumah sakit yang lebih besar lantaran kadar gulanya tinggi.

Oleh karena itu dipilihlah RSPP. "Beliau tidak dapat Salat Id, hanya Salat Subuh saja," ujar Zulkarnain.

(BACA: Jokowi Berduka atas Kematian ‘Si Anak Medan’ Husni Kamil Manik)

Di RSPP, Husni langsung masuk ke IGD dan kemudian dpindahkan ke ICU. Diperiksa intensif, kadar gula Husni kembali meningkat.

Sekitar pukul 20.50 WIB, keadaan Husni kian memburuk. Bahkan, komunikasi Husni dengan keluarga dan tamu tiba-tiba berhenti.

"Tiba-tiba beliau gagal nafas. Itu terjadi begitu cepat sampai pukul 21.00 WIB, dokter menyatakan beliau meninggal," ujar Zulkarnain dengan kesedihan mendalam.

Kini jenazah Husni disemayamkan di Jalan Siaga Raya, Nomor 23A, Pejaten. Sejumlah komisioner KPU, menteri hingga politisi melayat ke rumahnya.

Rencananya, jenazah Husni akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Jumat (8/7) siang.

Keluarga Husni Kamil Manik/tabloidnova.com

Biografi

Husni menempuh pendidikan dari SD hingga MTsN di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Setelah lulus dari MAN I Medan, dia masuk ke Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat pada tahun 1994.

Sejak masih menjadi mahasiswa pada 1999, Husni sudah aktif dalam bidang kepemiluan. Saat itu, dia menjadi pemantau pelaksanaan Pemilu 1999 dari Forum Rektor Seluruh Indonesia yang diikutsertakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam pemantauan Pemilu.

Dari pengalamannya sebagai pemantau pemilu, tugas-tugas kepemiluan lekat dengannya. Apalagi sejak lulus kuliah, dia makin mendekatkan diri dengan KPU. 

(BACA: Dalam Sehari, Dua Tokoh Batak Tutup Usia)

Pada pemilihan anggota KPU Sumatera Barat, dia terpilih sebagai anggota dalam dua periode berturut-turut, pada 2003-2008 dan 2008-2013.

Bapak tiga anak ini juga pernah menjadi Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) periode 2003. Dia juga diketahui aktif di Nahdhatul Ulama (NU). Di organisasi Islam terbesar di Indonesia itu, dia menjabat sebagai Sekretaris Pimpinan Wilayah Nahdhatul Ulama Sumatera Barat periode 2010-2015.

Pada tahun 2012, Husni dilantik sebagai Ketua Pemilihan Umum Pusat periode 2012-2017. Karena prestasinya, Men's Obsession Award menganugerahinya penghargaan Best Individual Achievers, kategori Leader of Government Agency/Institution. 

Husni dinilai berhasil memimpin perhelatan nasional Pemilu 2014 dan Pilkada Serentak 2015.

Selamat jalan Anak Medan...