Keren! Sekolah di Medan Ini Ajari Muridnya ‘Margondang’

Tuntun Siallagan | Sabtu, 25 Maret 2017 10:03:53

Gondang Girls/batakgaul
Gondang Girls/batakgaul

Musik Gondang sudah bukan menjadi milik budaya Batak saja, melainkan kebudayaan nasional. Oleh karenanya, tanggung jawab pelestarian Gondang Batak ada di tangan semua anak bangsa.

Tanggung jawab inilah yang mendorong Perguruan Swasta Kristen Immanuel Medan mengadakan mata pelajaran tambahan (ekstrakulikuler/ekskul) seni musik Batak. Pada ekskul ini, para siswa bisa mempelajari alat musik trandisonal Batak seperti taganing, garantung dan juga alat musik lainnya.

Eskul ini khusus disediakan bagi siswa-siswi kelas VII dan VIII SMP yang memang berminat untuk mempelajari alat musik tersebut.

“Bagi siswa/i baru, Kepala Sekolah membuat angket, jadi mereka memilih eskul apa yang mereka sukai. Ada seni musik, paduan suara, tari, olah raga dan juga yang lainnya,” ujar Yose Helvin Sibuea, guru kesenian di sekolah tersebut saat berbincang-bincang dengan batakgaul.com, Jumat (24/3)  siang.

Gondang Girls bersama guru mereka/batakgaul

Kegiatan esktrakulikuler di sekolah tersebut sudah digalakkan sejak tahun 2011 lalu. Dan hal itu sangat disambut baik oleh Kepala Sekolah SMP Perguruan Swasta Kristen Immanuel Medan, Drs Krista Boru Panjaitan.

Begitu juga dengan orangtua siswa yang anak mereka memilih mempelajari alat musik tradisional Batak.

“Yang mempelajari seni musik ini antara kelas VII dan kelas VIII, karena kalau kelas IX sudah fokus ke mata pelajaran umum. Jadi kita mengajari siswa/i yang benar berminat saja,” tambah lulusan Seni Musik Universitas Negeri Medan (Unimed) ini.

Yose tidak terlalu merasa kesulitan untuk mengajari siswa/i yang mengambil eskul Seni musik. Karena umumnya mereka sudah berminat dan cepat menangkap ketika diajari tentang dasar-dasar bermain musik taganing dan garantung.

“Umumnya mereka fokus untuk belajar dan tekun. Dan rata-rata yang suka mempelajari alat musik ini memang siswa/i yang berprestasi di dalam kelas,” tambahnya.

Uniknya, para siswa/i tahun ini yang memilih eskul mempelajari alat musik tradisonal Batak seluruhnya adalah perempuan. Kenapa?