Keren! Pasukan Pramuka Indonesia ‘Manortor' di Malaysia

Coky Simanjuntak | Senin, 28 November 2016 10:11:06

Anggota Pramuka penari Tortor dari Kwarcab Medan/pramuka.or.id
Anggota Pramuka penari Tortor dari Kwarcab Medan/pramuka.or.id

Tari Tortor kembali tampil di Malaysia. Kali ini penampilnya adalah delapan orang anggota Pramuka Kwarcab Medan. Mereka beraksi di panggung Jambore ke-13 Malaysia, di Taman Metropolitan, Batu, Kuala Lumpur,  Sabtu (26/11).

"Kami latihan dua minggu, kami bangga menampilkan tari Tortor ini, karena ini warisan orang orang tua kami terdahulu,” kata Ahmad Yusuf (17), salah satu peserta Jambore, seperti dikutip dalam siaran pers.

Perasaan bangga juga diutarakan oleh Sahanas Salsabila (16) yang juga ikut membawakan tari Tortor. 

“Ya bangga, apalagi tari ini ditampilkan di acara pertemuan Pengakap Raja atau elite-elite Pramuka di Malaysia,” ujarnya.

Delapan Pramuka penari Tortor ini berasal dari SMA Al Azhar Kota Medan.

(BACA: Keren! Ada Pameran Ulos dan Kerajinan Batak di Kuching Malaysia)

Pimpinan Kontingen Sumatera Utara, Samsul Nasution mengatakan, anggota Pramuka yang mengikuti Jambore di Malaysia sudah siap dengan berbagai penampilan. 

“Kita sudah berlatih sebelum berangkat,"  jelasnya.‎

13th Malaysian Scout Jambore adalah Jambore nasional Negeri Jiran tersebut. Berjumlah 1500 orang, kontingen Indonesia dipimpin oleh Mardhani Zuhri dan CMT; Kurnia Bakti, Fahri Makkasau, Hariqo Wibawa Satria, dr. Evy, Suhardi dan Venny Indri.‎

(LIHAT VIDEO: Bah! Hampir 1.000 Orang 'Manortor' di Hollywood Amerika)

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault, berpesan kepada anggota Pramuka peserta Jambore agar tidak minder. Dia justru minta kepada para peserta untuk menunjukan bahwa Indonesia adalah bangsa besar dengan keanekaragaman budayanya. 

‎"Jangan pernah berhenti memperdalam wawasan keindonesiaan, jangan sampai anak Pramuka geleng-geleng kepala, alias tidak tahu ketika ditanya tentang Indonesia, seperti jumlah penduduk, budaya, sejarah, dan lain-lain. Pahami isi Pembukaan UUD 1945, Dasa Dharma dan Trisatya,” ucapnya.

"Ingat kita semua adalah duta bangsa Indonesia,” pesan mantan Menpora ini sehari sebelum keberangkatan kontingen.

SPONSORED
loading...