Kematian Aldi Sibarani Jadi Perhatian Serius Pemerintah Jokowi

Coky Simanjuntak | Senin, 27 Februari 2017 04:02:11

Tersangka Mangasa Sibarani (kiri) dan korban, Aldi Sibarani (kanan)/istimewa
Tersangka Mangasa Sibarani (kiri) dan korban, Aldi Sibarani (kanan)/istimewa

Kematian Aldi Sibarani (10) di tangan bapak kandungnya, Mangasa Sibarani, di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumut, baru-baru ini menjadi perhatian serius pemerintahan Jokowi.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Yohana Yembise, sudah membaca dan mengikuti perkembangan berita tersebut melalui media. Dia juga sudah memerintahkan agar kasus tersebut dikawal.

“Agar adik korban (Andre Sibarani) yang menjadi saksi dan melihat semua kejadian sadis itu mendapat pendampingan khusus,” kata Deputi Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pribudiarta Nur Sitepu, belum lama ini.

Sitepu berterimakasih kepada media yang menyampaikan informasi ini sehingga Menteri PPA baca beritanya. 

"Tadi malam di hotel kasus ini kami bahas, dan kebetulan tim dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) ikut turun mendampingi ibu Menteri ke Tapteng ini. Jadi sudah ditugaskan ibu Menteri kepada mereka (P2TP2A) untuk memantau kasus ini serta menurunkan tim untuk mendampingi adik korban,” ujarnya

Dijelaskan Sitepu, yang paling utama untuk diselematkan adalah memori traumatik adik korban yang masih berusia 4 tahun itu. Kenapa?