Keakraban Panglima TNI dan Kapolri di Rumah Bang Ara

Laurencius Simanjuntak | Selasa, 26 Desember 2017 11:12:46

Panglima TNI, Maruarar Sirait dan Kapolri.
Panglima TNI, Maruarar Sirait dan Kapolri.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian kembali menunjukkan keakraban saat menghadiri open house Natal di rumah anggota DPR Maruarar Sirait di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Senin (25/12) malam. Bahkan, keduanya saling menyanjung.

Tito hadir terlebih dahulu. Dia langsung mendapat sambutan hangat dari Bang Ara, sapaan akrab tuan rumah. Bahkan, Tito sempat unjuk kebolehannya dalam bernyanyi di depan sekitar 500 orang yang menghadiri open house natalan di rumah ketua umum Taruna Merah Putih (TMP) itu.

Mantan kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) itu terlihat berbunga-bunga dan menyanyikan tiga lagu ditemani sejumlah sejumlah artis Batak. Seperti Rita Butarbutar, Lea Simanjuntak, Berliana Hutauruk dan Rani Simbolon.

Tak lama kemudian Hadi tiba. Panglima TNI ke-17 itu pun langsung larut dalam keakraban bersama Tito dan Bang Ara.

Hadi menyebut Bang Ara yang dia sebut sebaagai sahabat lama yang menginspirasi. Tentara kelahiran Malang yang berulang tahun setiap 8 November itu mengaku melihat suasana penuh kebinekaan dalam open house Natal di rumah Mararar karena yang hadir dari berbagai latar belakang agama.

Namun, yang membuat Hadi terlihat berbunga-bunga adalah kondisi Natal yang aman. Hal itu tak terlepas dari langkah TNI yang selalu mendukung Polri dalam tugas pengamanan demi menjaga ketenangan dan kedamaian.

"Sehingga rakyat bisa tidur dengan damai dan menikmati kekayaan negeri. TNI selalu mendukung kebijakan Polri karena ini untuk rakyat Indonesia,” kata Hadi yang juga disaksikan Sabam Sirait, ayah Bang Ara.

Tito juga terlihat gembira lantaran perayaan Natal tahun ini berjalan lancar. Mantan Kapolda Metro Jaya itu mengatakan, upaya Polri menjaga kenyamanan semua warga negara untuk menjalankan ibadah dan merayakan hari besar agama merupakan amanat konstitusi.

Menurutnya, suasana Natal yang aman menjadi bukti komitmen TNI dan Polri. Tito secara khusus juga memuji kiprah Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang terlibat aktif dalam pengamanan Natal.

"Kader-kader Banser, sebanyak dua juta orang ikut mengamankan Natal. Kami berterima kasih kepada Banser. Sebab tentu saja, TNI dan Polri tidak ada apa jika tidak ada rakyat Indonesia," ungkap Tito.

Sedangkan Bang Ara mengapresiasi kinerja TNI dan Polri dalam pengamanan Natal. Politikus muda yang akrab didapa dengan panggilan Ara itu menegaskan, perayaan Natal 2017 berjalan aman dan damai berkat kerja keras TNI dan Polri.

"Keamanan Natal merupakan kado terindah dari TNI dan Polri, dari pemerintah dan negara bagi kita semua," ucap Ara.

Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Mulyadi P Tamsir Mulyadi menilai Bang Ara sebagai sosok yang telah menjadi inspirasi anak muda Indonesia. Dengan kemampuan komunikasinya yang baik, Bang Ara terus menjalin kemunikasi dengan organisasi kepemudaan untuk menjaga kebhinekaan.

"Setidaknya bang Ara menjalin komunikasi dengan 10 organisasi  kepemudaan untuk menjaga persatuan bangsa," kata Mulyadi.

Menurutnya, sosok Maruarar dalam menjalin komunikasi dengan anak-anak muda senantiasa menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga persatuan bangsa dan merawat keberagaman. Pesan ini sangat penting bagi anak muda, karena anak muda merupakan benteng pertahanan keutuhan NKRI.

Pada kesempatan ini, dia juga mengungkapkan bahwa toleransi antar umat beragama sudah terbangun dengan baik.  Hal ini sudah terbukti dengan jalannya perayaan hari besar umat beragam seperti natal berjalan lancar dan penuh kedamaain.

"Indonesia adalah rumah kita bersama. Menjaga toleransi dan keberagaman adalah tugas kita bersama," katanya.

Selain Panglima TNI dan Kapolri, open house di rumah Bang Ara juga dihadiri oleh Direktur Eksekutif Wahid Institute, Yenny Wahid, politikus Golkar, Idrus Marham, dan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto.