Kapolda: Habib Rizieq Tidak Perlu Paspor di Sumut

Coky Simanjuntak | Rabu, 28 Desember 2016 16:12:06

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab/fpi.or.id
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab/fpi.or.id

Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Rycko Amleza Dahniel menegaskan pihaknya tidak akan membatasi kegiatan Habib Rizieq Shibab di Sumatera Utara. Termasuk jika ia ingin mengunjungi lokasi tertentu di provinsi tersebut.

"(Habib Rizieq) kan WNI, tidak perlu paspor di sini (Sumut), boleh-boleh saja,” kata Kapolda di sela-sela simulasi sistem pengamanan kota di Lapangan Benteng Medan, seperti dikutip Antara, Rabu (28/12).

Pernyataan Kapolda ini berkaitan dengan kedatangan Rizieq ke Medan untuk menghadiri Tabligh Akbar Aksi Bela Islam Konsolidasi Nasional Spirit 212 'Menyongsong Kebangkitan Islam’ yang diselenggarakan di Masjid Agung, Medan, Rabu (28/12). 

Soal pengamanan khusus untuk Rizieq, Kapolda menyatakan kebijakan itu diberlakukan karena Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu merupakan tokoh masyarakat.

"Habib itu kan ‘selebritis', harus diamankan beliaunya, nanti diganggu oleh wartawan," kata Kapolda sambil tersenyum.

Namun demikian, Kapolda meyakini tabligh akbar yang diselenggarakan FPI di Kota Medan akan berjalan aman dan tertib.

Dia mencontohkan kegiatan unjuk rasa akbar pada 4 November dan doa bersama pada 2 Desember yang aman dan tertib meski menghadirkan massa dalam jumlah banyak.

"Kita punya pengalaman berkali-kali, kegiatan seperti ini selalu aman. 4-11 (4 November) dan 212 (2 Desember) juga aman," katanya.

Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam tabligh akbar itu, Kapolda memperkirakan kemungkinan adanya peranan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

SPONSORED
loading...