Investor Singapura Suka Danau Toba karena Sesuai Feng Shui

Coky Simanjuntak | Rabu, 18 Januari 2017 09:01:08

Danau Toba/batakgaul
Danau Toba/batakgaul

Singapura menjadi salah satu negara yang para investornya tertarik untuk menanamkan modal di Danau Toba, Sumatera Utara. Salah satu alasan ketertarikan mereka adalah karena Feng Shui.

“Karena mereka banyak keturunan China, jadi percaya Feng Shui. Feng Shui yang baik menurut mereka adalah yang di depannya ada air mengalir dan di belakangnya gunung,” kata Kepala Badan Pelaksana Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba (BOPKPDT), Arie Prasetyo, dalam sosialisasi di Jakarta, Senin (17/1).

Menurut Arie, Feng Shui seperti itu cocok jika para investor membangun hotel di kawasan otoritatif wisata Danau Toba seluas 600 hektar di Kecamatan Sibisa, Kabupaten Toba Samosir.

“Hotel menghadap danau dan di belakangnya gunung,” kata dia.

Tidak hanya di Sibisa, ujarnya, hampir semua topografi Danau Toba juga seperti itu.

“Di Tele, Pangururan, dan hampir semua tempat di Danau Toba, belakangnya ada gunung,” ujar dia.

Arie memaparkan, total investasi yang dibutuhkan untuk membangun kawasan pariwisata Danau Toba adalah Rp 20,06 T.

Dari mana uangnya?