Intan Marbun 2,5 Tahun Meninggal Akibat Bom Gereja di Samarinda

Coky Simanjuntak | Senin, 14 November 2016 08:11:00

Intan Marbun saat menjalani perawatan intensif/FB
Intan Marbun saat menjalani perawatan intensif/FB

Sebuah bom molotov dilempar orang tidak dikenal ke Gereja Oikumene, Kelurahan Sengkotek, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11) sekitar pukul 10.10 wita. 

Akibatnya, empat anak usai menjalankan ibadah sekolah minggu menderita luka bakar. Namun Intan Olivia Marbun (2,5), salah satu korban, meninggal dunia Senin (14/11) pukul 03.45 Wita saat menjalani perawatan di RSUD AW Syahranie.

Intan, yang merupakan warga Gang Jati Baru III, Samarinda Seberang, Kota Samarinda tak tertolong karena luka bakar yang cukup parah.

"Korban meninggal dunia akibat menderita luka bakar yang mencapai 78 persen," ujar Direktur RSUD AW Sjahranie Samarinda Rahim Dinata Majidi.

(BACA: 4 Balita Korban Bom Gereja di Samarinda Semuanya 'Halak Hita’)

TKP pelemparan bom/FB

Tiga anak lainnya yang menjadi korban bom dengan luka bakar yakni:

1. Triniti Hutahaean (4), Warga Gang Jati III, Harapan Baru, Samarinda Seberang, Kota Samarinda

2. Alvaro Aurelius Tristan Sinaga (5), Warga Aspol Kilometer 4

3. Anita Kristabel Sihotang (4) , Warga Harapan baru, Samarinda Seberang, Kota Samarinda.

(BACA: Nyebur ke Sungai Mahakam, Ini Tampang Bomber Gereja di Samarinda)

 Semua korban dilarikan  Rumah Sakit IA Muis, Samarinda Seberang, untuk mendapatkan perawatan intensif.

Pria yang diduga sebagai pelaku saat ini telah berhasil diamankan dan dibawa ke Polresta Samarinda untuk dilakukan pemeriksaan.

SPONSORED
loading...