Ini Bukti Penemuan Orangutan ‘Keriting’ di Harangan Tapanuli

Coky Simanjuntak | Minggu, 05 November 2017 08:11:09

Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis)/KLHK
Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis)/KLHK

Sebagaimana siara pers Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehuatan (KLHK), bukti pertama yang mengukuhkan Orangutan Tapanuli sebagai kategori spesies baru terlihat dengan terpaparnya perbedaan genetik yang sangat besar di antara ketiga jenis orangutan (melebihi perbedaan genetik antara gorila dataran tinggi dan rendah maupun antara simpanse dan bonobo di Afrika).

Orangutan Tapanuli diduga merupakan keturunan langsung dari nenek moyang orangutan yang bermigrasi dari Dataran Asia pada masa Pleistosen (+ 3,4 juta tahun silam).

Perbedaan morfologi lain terlihat dari ukuran tengkorak dan tulang rahang lebih kecil dibandingkan dengan kedua spesies lainnya, serta rambut di seluruh tubuh Orangutan Tapanuli yang lebih tebal dan keriting.

Pengukuran tengkorak dan tulang rahang ini dilakukan oleh peneliti Anton Nurcahyo, M.Si. sebagai bagian dari studi doktoralnya yang sedang ia selesaikan di Australian National University (ANU) bersama dengan pakar taksonomi primata Prof. Dr. Colin Groves.

“Kami sangat terkejut sekaligus senang ketika menemukan ukuran tengkorak yang sangat berbeda secara karakteristik dibandingkan dengan spesies lainnya," tambah Anton.

Berdasarkan studi perilaku dan ekologi, Orangutan Tapanuli juga diketahui memiliki jenis panggilan jarak jauh/long call.

Apa maksudnya?