Ini Alasan Pengelola GBK Tutup Lapo Batak di Senayan

Coky Simanjuntak | Jumat, 20 Januari 2017 11:01:08

Lapo Batak di Senayan
Lapo Batak di Senayan

Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) meminta para pedagang Pujasera, yang sebagian besar diisi lapo-lapo penjual masakan khas Batak, untuk mengosongkan lahan per 28 Februari 2017. 

Ini karena kontrak mereka yang habis per 15 Desember 2016 tidak diperpanjang dan lahan akan dibangun fasilitas penunjang Asian Games 2018.

“Akan dibangun training facilities (fasilitas latihan),” kata Direktur Utama PPKGBK, Winarto, seperti dikutip kompas.com, Kamis (20/1).

Menurut Winarto, pihaknya sudah memberitahukan kepada para pedagang baik lisan maupun tertulis sejak 22 November 2016. Manajemen PPKGBK, kata dia, juga sudah beberapa kali bertemu langsung dengan penyewa.

“Hasilnya, semua pihak telah menandatangani kesepakatan untuk mengosongkan lokasi dagang paling lambat 28 Februari 2017,” ujarnya.  

Namun, Firman Saragih, pemilik Lapo Ni Tondongta di kawasan Pujasera tersebut, mengaku belum menandatangani kesepakatan tersebut.