Ini Alasan Kenapa Orang Tionghoa di Sumut Banyak Bermarga Batak

Tuntun Siallagan | Minggu, 29 Januari 2017 10:01:13

Pasangan Tionghoa nikah dengan adat Batak Toba/adi
Pasangan Tionghoa nikah dengan adat Batak Toba/adi

Aktivitas mereka fokus di bidang sosial dan budaya. "Selain kesamaan Budaya, pemikirannya juga hampir sama. Baik visi dan misi, rasa toleransi yang kuat dan juga sama-sama minoritas. Dan ini terbentuk untuk kebersamaan dalam kebhinekaan," terang Chun Sen.

Tak hanya itu, perkumpulan ini juga terbentuk untuk merangkul beberapa suku Batak dan Tionghoa yang sudah berasimilasi sejak beberapa puluh tahun yang lalu. 

(BACA: Keren! Pasangan Tionghoa Ini Menikah dengan Adat Batak Toba)

Oleh karena itu, tak jarang orang Tionghoa yang tinggal di Sumut sudah memiliki marga masing-masing dan bahkan juga sudah banyak yang saling menikahi satu sama lain.

"Karena kesamaan itu, dari dulu orang Tionghoa sudah banyak yang bermarga seperti yang tinggal di Berastagi, Pematang Siantar dan daerah lainnya," tambah anggota DPRD Kota Medan dari Partai PDI Perjuangan tersebut.

Sementara saat disinggung apakah ada acara khusus yang dilaksanakan organisasi ini tepat dalam perayaan Hari Raya Imlek 2017, Wong Chun Sen mengatakan hanya sebatas silaturahmi dengan teman-teman.

"Ada acaranya, saling berkunjung dan silaturahmi. Kebetulan juga saya Ketua Taruna Merah Putih Medan. Ketuanya kan orang Batak juga bapak Maruarar Sirait," tambahnya mengakhiri.