Ini Alasan Kenapa Orang Tionghoa di Sumut Banyak Bermarga Batak

Tuntun Siallagan | Minggu, 29 Januari 2017 10:01:13

Pasangan Tionghoa nikah dengan adat Batak Toba/adi
Pasangan Tionghoa nikah dengan adat Batak Toba/adi

Kalau kalian pergi ke Sumatera Utara (Sumut), jangan heran jika banyak orang keturunan Tionghoa yang bermarga Batak. Meski tidak punya sama sekali darah Batak, lewat proses adat, mereka mau menyandang marga sebagai halak hita.

Setidaknya itulah yang dilakukan oleh Wong Chun Sen Tarigan. Dari namanya jelas bahwa pria keturunan Tionghoa ini diberi marga Karo, Tarigan.

Tidak hanya itu, Chun Sen bersama rekan-rekannya membentuk perkumpulan yang disebut Himpunan Batak Tionghoa Indonesia (BATIN). Banyaknya kesamaan antara Batak dan Tionghoa menjadi alasan kenapa organisasi itu terbentuk.

"Tionghoa dan Batak itu hampir sama. Mulai dari rumah adat dan juga filosofi hidup. Banyak kemiripan seperti yang ada di China dan Thailand," ujar Chun Sen ketika telewicara dengan batakgaul.com, Sabtu (28/1).

(BACA: Martua ‘Ahok’ Sitorus, Pengusaha Tionghoa Batak Terkaya)

Chun Sen juga menjabat sebagai Wakil Ketua BATIN Kota Medan. Selain di Medan, organisasi yang didirikan pada 2012 itu kini sudah memiliki beberapa cabang di Sumatera Utara.

Apa saja aktivitas mereka?