Inang: Nasibku Seperti Ini, Boru yang Akan Kunikahkan Meninggal

Tulus Sibuea | Senin, 17 Oktober 2016 15:10:16

Pemakaman Tutur Novita Sari Boru Hutabarat/batakgaul
Pemakaman Tutur Novita Sari Boru Hutabarat/batakgaul

Kematian Tutur Novita Sari Boru Hutabarat (26) akibat kecelakaan bus di Labuhanbatu Selatan, Sumut, membuat histeris keluarganya. Ratapan terus diucapkan sanak saudara Tutur, terutama dari sang ibunda, Boru Tobing.

"Hanya akulah bernasib seperti ini, boru yang akan aku nikahkan meninggal dunia,” ratap Inang Boru Tobing ini sambil berlinang air mata di rumahnya, Dusun Aek Rangat, Kelurahan Partali Toruan, Tarutung, Tapanuli Utara, Senin (17/10).

Ratusan warga dan kerabat silih berganti berdatangan untuk memberikan ungkapan duka yang mendalam kepada keluarga Hutabarat. Isak tangis keluarga terus terdengar. 

(BACA: Mau Nikah Sepekan Lagi, Boru Hutabarat Tewas dalam Kecelakaan Bus)

Inang Boru Tobing dipeluk pelayat yang datang/batakgaul

Menurut warga, Inang Boru Tobing tidak henti hentinya menangis, sejak mendengar berita duka borunya itu.

"Undangan dan 'tanda tuhor ni boru' sudah aku bagikan, bahkan rencananya mulai Minggu kemarin aku berjalan kembali mengundang semua tetangga, satu persatu rumah aku jalani untuk mengundang agar mereka ikut ke pesta di Samosir,” ratap Inang Boru Tobing itu lagi.

"Tapi seperti inilah jadinya. Uang mahar sudah aku terima, bagaimana nasib mamakini boruku,” jeritnya.

(BACA: Kuatnya Cinta Marya, Menikah dengan Andri Siahaan yang Lumpuh)

Di rumah kecil berdinding papan dengan cat warna biru langit, berukuran sekitar 10x4 meter, Tutur disemayamkan tepat di ruang tamu seluas 2x2 meter. 

Isak tangis semakin pecah takkala, peti jenasah dikeluarkan dari rumah duka, adik-adik Tutur beserta ibunya menangis histeris ketika peti jenazah dibawa untuk dimakamkan.

Peti jenazah Tutur Boru Hutabarat/batakgaul

Hampir seluruh pelayat yang datang berurai air mata. "Sangat sedih sekali, padahal bulan Juni 2016 kemarin abang Si Tutur, Hendra Hutabarat baru juga meninggal," kisah warga yang datang melayat.

"Kasihan dan sungguh malang nasib Inang Boru Tobing, meski dia ibu tiri, namun beliau sangat menyanyangi Tutur layaknya seperti ibu kandung," ungkapnya berurai air mata.

Tutur Novita Hutabarat, lahir 22 November 1990,  dimakamkan dipemakaman milik keluarga berjarak 500 meter dari rumah mereka. Tenanglah dalam pelukan Tuhan Tutur Novita Sari Boru Hutabarat.

SPONSORED
loading...