Ibunda Intan Marbun: Aku Mau Anakku Bangun, Hapus Air Mataku...

Ester Napitupulu | Selasa, 15 November 2016 09:11:04

Rumah duka mendiang Intan Olivia Marbun
Rumah duka mendiang Intan Olivia Marbun

Duka mendalam harus dilalui Diana Susan Sinaga, ibunda Intan Olivia Marbun (2,5) yang meninggal akibat ledakam bom di Gereja Oikumene, Samarinda, Minggu (13/11) lalu. 

Selepas kepergian anak perempuan satu-satunya (boru sasada) itu, Diana tidak henti-hentinya menangis.

"Aku mau anakku bangun membuka matanya. Menghapus air mataku. Aku sudah lelah menangis,” kata Diana.

"Banyak orang yang mencintai dia, mengapa begitu cepat pergi?” tangisnya lagi.

Sambil terisak, Diana mengatakan tidak ada firasat apa-apa soal tragedi yang bakal menimpanya. Sebab, beberapa menit sebelum kejadian, Intan masih dalam pangkuannya yang sedang berdoa. 

Intan diangkat ke surga, karya Toni Malakian

Kepada ibunya, Intan kemudian berkata ingin bermain di luar bersama temannya. Tidak berselang lama, saat akan pergantian ibadah, terdengar dentuman keras dari teras gereja. 

Saat jemaat belarian ke keluar, api sudah membakar setengah tubuh kecil Intan. Intan berlari tak tentu arah.

“Sebelum ke gereja anakku sempat menari kecil di depanku dan sambil berkata mama, aku cantik kan?” kata Diana lirih.

Rencananya, Intan akan dikebumikan pada hari ini pada pukul 13.00 Wita di Putak, Loa Duri.