Gereja Katolik di Medan Diteror Bom, Pastor Terluka

Jordan Silaban | Minggu, 28 Agustus 2016 11:08:08

Gereja Santo Yosep di Medan pasca-teror bom/FB: K-3
Gereja Santo Yosep di Medan pasca-teror bom/FB: K-3

Teror dengan membawa bom terjadi di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep di Jalan Dr Mansur Nomor 75 Medan, Minggu (28/8) sekitar pukul 09.00 Wib. 

Pelakunya adalah seorang pemuda yang membawa ransel berisi bom dan duduk di tengah-tengah jemaat yang sedang melaksanakan misa.

“Pelaku duduk satu barisan dengan saya,” kata Markus Manullang di lokasi kejadian.

(BACA: Dipukuli! Ini Wajah Pelaku Teror Bom di Gereja Santo Yosep Medan)

Markus sempat curiga dengan pria tersebut yang terlihat sedang mengotak-atik sesuatu dalam ranselnya.

“Ketika diotak-atik, ada sesuatu yang meletup,” ujarnya.

(BACA: Pelaku Teror Bom Gereja Santo Yosep: Anak Medan, Masih Pelajar)

Mengetahui aksinya gagal, pelaku langsung maju ke altar dengan membawa pisau. Dengan senjata tajam tersebut, pelaku melukai Pastor Albret S Pandiangan yang hendak berkhotbah. Dia luka ringan di bagian lengan kiri.

Beberapa jemaat gereja tersebut langsung menghubungi pihak kepolisian yang menurunkan tim penjinak bahan peledak dari Satuan Brimob Polda Sumut.

Selain mengamankan pelaku teror, pihak kepolisian juga melakukan sterilisasi di gereja tersebut melalui tim penjinak bahan peledak dari Satuan Brimob Polda Sumut.