Diduga menyusup ke Istana, Luhut Panjaitan Diamankan Paspampres

Coky Simanjuntak | Rabu, 17 Agustus 2016 18:08:08

Luhut Panjaitan/blogspot
Luhut Panjaitan/blogspot

Seorang pria tambun berseragam polisi lengkap dengan pangkat bintang satu di pundaknya, diamankan Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres). 

Penyebabnya, dia diduga menyusup ke barisan undangan di upacara HUT Kemerdekaan RI ke-71 di Istana Merdeka, Jakarta.

Di dadanya, tertulis nama Luhut L Panjaitan. Sebenarnya dia berhasil masuk ke barisan tamu undangan. Namun tak berselang lama, Paspampres langsung menghampirinya.

Paspampres kemudian menanyakan undangan dan identitas Luhut. Namun dia tidak bisa menunjukkan undangan dan kartu anggota Polri. 

(LIHAT VIDEO: Diputar Lagu Batak, Polisi di Bonapasogit Ini Tugas Sambil Joget!)

Karena diduga jenderal gadungan, Luhut akhirnya langsung digelandang ke sebuah tenda di belakang Istana Merdeka. Pemeriksaan pun  dilakukan.

"Saya ini warga kehormatan. Saya anak angkat Jenderal Yasin," kata Luhut dengan suara keras kepada Paspampres.

Luhut Panjaitan diperiksa Paspamres/dtc

Namun, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono memastikan Luhut bukanlah jenderal gadungan. Sesuai pengakuannya, memang benar dia adalah kehormatan Brimob.

"Ini persoalan seragam saja," kata Awi saat dihubungi wartawan.

"Kita lihat sih tadi benar ada undangannya tadi dipegang."

(LIHAT VIDEO: Keren! Polisi Bergitar Ini Bernyanyi Batak Merdu Sekali)

Awi membenarkan pria tersebut bernama Luhut L Panjaitan. Sesuai keputusan Kakor Brimob, dia diberi penghargaan dan pangkat brigjen polisi tituler sesuai Skep Kep/57/XIV/Nov2014.

“Data yang bersangkutan, identitas dan KTA betul. Yang mengeluarkan juga betul dan ada surat keputusannya," tambahnya.

"Yang bersangkutan itu (bertugas di) Dewan Pertimbangan Presiden, Watimpres,” ujar Awi.

Awi menjelaskan, Luhut merupakan ajudan sekaligus perawat Komjen M Yasin, satu-satunya perwira Polri yang mendapat gelar Pahlawan Nasional.

Oleh keluarga M Yasin, dia dianggap sebagai anak sendiri. Luhut juga yang memperjuangkan pemberian gelar Pahlawan Nasional dari pemerintah kepada pendiri Brimob yang meninggal dunia pada 2012 silam itu.