Di Malam Penghargaan Film, Aktor Ini Sebut 'Karo Bukan Batak'

Coky Simanjuntak | Rabu, 01 Juni 2016 18:06:46

Tanta Ginting/muvila.com
Tanta Ginting/muvila.com

Ada yang menarik dalam acara Indonesian Movie Actors Awards 2016, Senin 30 Mei lalu. Dalam malam penganugerahan para insan film itu, Tanta Ginting mengoreksi pembawa acara yang menyebutnya sebagai pria Batak dan sekaligus menyapanya dengan 'Horas'.

“Perlu dikoreksi dulu tadi, mejuah-juah, bukan horas. (Saya) Karo, Medan,” tegas Tanta di atas panggung sambil membuka baju luarnya demi memperlihatkan ornamen ret-ret di dalam baju dalamnya.

Pernyataan Tanta ini lantas didukung oleh banyak penggiat komunitas 'Karo Bukan Batak'. Pemenang ‘Nominasi Pemeran Pria Pendukung Terfavorit’ IMAA 2016 ini akhirnya juga menjelaskan pernyataannya itu lewat media sosial, Twitter.

Menurut Tanta, dia sama sekali tidak mempermasalahkan Batak-nya. "Yang aku permasalahkan adalah di saat banyak orang yang tidak mengerti bedanya," kata putra kolumnis Sora Sirulo Pa Canggah Ginting yang tinggal di AS.

"Yang buat aku sedih adalah di saat orang Indonesia tidak tahu kekayaannya sendiri," kata pria bernama lengkap Tanta Jorekenta Ginting.

[LIHAT VIDEO: Tanta Ginting: Perlu Dikoreksi, Mejuah-juah Bukan Horas!]

Tanta Ginting/Twitter @tantaginting

Berikut penjelasan lengkap Tanta lewat akun Twitter-nya, @tantaginting:

1. Jd gini. Dr yg ak pelajari, pada jaman belanda 5 suku yg terletak di sumatra utara di beri julukan suku Batak

2. Namun sesungguhnya kelima suku ini memiliki identitas masing masing yg sangat berbeda.

3. Ak pernah lihat foto jaman belanda, jelas tertulis dalam bahasa belanda "gereja karo protestan" tanpa bataknya

4. Jd ak belum riset jg sejak kapan namanya berubah jd gereja batak karo protestan. Nanti ak baca2 lagi terus deh

5. Perlu di ingat dulu bahwa perbedaan bukanlah perpecahan. Perbedaan bukanlah hal yg negatif. Beda ya artinya beda

6. Perbedaanlah yg membuat indonesia unik. Perbedaan lah yg membuat indonesia kaya. Dr suku, bahasa, kepercayaan

7. Ak gak mempermasalahkan batak nya. Yg aku permasalahkan adalah di saat banyak orang yg tidak mengerti bedanya

8. Yg buat ak sedih adalah di saat orng indonesia tidak tau kekayaannya sendiri.

9. Ini kenapa ak sngt dukung gerakan karo bukan batak. Bukan memecahkan, tp mengingatkan bahwa ada perbedaan

10. Perlahan tp pasti ak akan slalu mengingatkan dengan sapaan sederhana itu. "Mejuah juah"