Demo, Eks Ketua KPK Tuntut Kafe Remang-remang di Taput Ditutup

Tulus Sibuea | Senin, 17 Oktober 2016 18:10:39

Eks Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabean pimpin demo/batakgaul
Eks Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabean pimpin demo/batakgaul

Ratusan warga melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Tapanuli Utara, Senin (17/10). Massa yang dipimpin oleh mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tumpak Hatorangan Panggabean ini menuntut agar kafe-kafe yang berada di wilayah Desa Pansurnapitu dan Simasom ditutup.

Dalam orasinya, Ompung Tumpak mengatakan operasional tempat hiburan malam yang berada di lokasi tersebut sudah sangat meresahkan warga setempat.

"Kami saja, para kaum perantau dari lokasi desa tersebut sangat malu. Apalagi Tarutung yang memiliki ikon sebagai Wisata Kota Rohani, malah tumbuh subur kafe hiburan yang diduga ilegal dan sengaja dibiarkan,” tegas Tumpak.

Mantan jaksa ini  mengajak pemerintah daerah setempat dan masyarakat untuk menyelamatkan generasi muda agar terhindar dari sisi negatif tempat hiburan malam, seperti narkoba.

(BACA: Sejarah Orang-orang Batak Pimpin KPK)

Bupati Taput Nikson Nababan menerima massa pendemo/batakgaul

Bupati Taput, Nikson Nababan yang menerima aksi massa menyampaikan bahwa Pemkab Taput akan berpihak kepada rakyat.

"Saya hari ini, akan memerintahkan petugas Satpol PP untuk turun ke lapangan melakukan razia dan menutup cafe hiburan yang tidak memiliki ijin," tegasnya.

(BACA: Bah! KPK Hadirkan Ahli Bahasa Batak Toba di Sidang Korupsi)

Mendengar jawaban Bupati, massa yang didominasi kaum ibu, bertepuk tangan gembira karena tuntutan mereka langsung direspon Bupati. Massa kemudian membubarkan diri dengan damai.

Terpisah, Fernando Hutasoit, warga Siborongborong kepada awak media mengatakan Pemkab Taput harus jangan tebang pilih untuk menutup tempat hiburan malam.

"Geli rasanya kalau hanya kafe sarajevo ditutup, padahal begitu banyak kafe malam ilegal beroperasi di Taput, seperti di Siborongborong dan Tarutung," tukasnya.