Dalam Sehari, Ibu & Anak Boru Manullang Tewas di 2 Tempat Berbeda

Jordan Silaban | Selasa, 25 Oktober 2016 17:10:20

Ilustrasi jenazah
Ilustrasi jenazah

Tragis betul apa yang dialami oleh keluarga Manullang di Sumatera Utara. Bagaimana tidak, dalam sehari dua anggota keluarga Batak tersebut meninggal dunia di tempat yang berbeda. 

Pertama adalah Dewi Sartika Boru Manullang (34), warga Jalan Ringroad Gang Ikhlas, Medan. Dia tewas setelah tehempas ke aspal saat tasnya ditarik penjambret. 

Aksi kejahatan itu terjadi saat perempuan beranak dua itu sedang menumpang becak bermotor BK 1445 CJ bersama adiknya, Agustina Boru Manullang, yang tengah hamil tua, Senin (24/10) malam. 

Saat becak yang ditumpangi keduanya melintas di Jalan Ringroad Pasar 8, dua orang yang mengendarai Honda Beat hitam menyambar tas sandang Dewi yang duduk di pinggir.

(BACA: Mau Nikah Sepekan Lagi, Boru Hutabarat Tewas dalam Kecelakaan Bus)

Dewi dilaporkan tak tinggal diam. Perempuan itu berusaha mempertahankan tasnya. Aksi tarik-menarik terjadi antara Dewi dan pelaku.

"Saat tarik-tarikan itu, korban jatuh dan kepalanya terbentur keras di aspal. Pelaku langsung lari," kata Junaedi, Kepala Lingkungan I, Sunggal, Selasa (25/10).

Dewi sempat dilarikan ke RS Tere Margareth, Jalan Ringroad. Namun nyawanya tidak tertolong. 

(BACA: Inang: Nasibku Seperti Ini, Boru yang Akan Kunikahkan Meninggal)

Malam itu Dewi dan Agustina sedianya ingin menuju ke Terminal Amplas. Mereka ingin pulang ke rumah orangtuanya di Aek Kanopan, Labuhan Batu Utara, karena ibunya, Rosdaya Nainggolan (65), dikabarkan tengah sakit keras.

Namun belakangan, keluarga mendapat informasi bahwa Rosdaya juga meninggal dunia.

"Mendengar Kak Dewi jatuh dan meninggal, mamak meninggal dunia Kak," kata Agustina di rumah duka, Selasa (25/10).

Jenazah Dewi rencananya akan dimakankan di Simalingkar B. Warga Jalan Ringroad Gang Ikhlas meninggalkan suaminya Markus Simanjuntak dan dua putrinya yang masih kecil. 

Turut berduka. Semoga keluarga Manullang diberi ketabahan. 

SPONSORED
loading...